Akibat Pemadaman Listrik, Venezuela Rugi Rp 30 Triliun

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang wanita berpose dengan bercahayakan lilin ketika padam listrik di sebuah bar di Caracas, Venezuela, 29 Maret 2019. Venezuela kembali mengalami padam listrik setelah perisitiwa serupa terjadi dua pekan lalu. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    Dua orang wanita berpose dengan bercahayakan lilin ketika padam listrik di sebuah bar di Caracas, Venezuela, 29 Maret 2019. Venezuela kembali mengalami padam listrik setelah perisitiwa serupa terjadi dua pekan lalu. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    TEMPO.CO, Jakarta - Venezuela diperkirakan rugi US$ 2,1 miliar atau sekitar 30 triliun akibat pemadaman listrik berkelanjutan selama bulan Maret.

    "Ecoanalitica memperkirakan kerugian akibat krisis listrik yang dialami penduduk Venezuela sejak 7 Maret lalu pada US$ 2,106 miliar (Rp 30 triliun)," kata firma riset Ecoanalitica di Twitter, dikutip dari Sputnik, 3 April 2019.

    Baca: Cina Bakal Bantu Venezuela Pulihkan Suplai Listrik pasca Padam

    Jumlahnya setara dengan 2,5 persen dari produk domestik bruto tahunan Venezuela, tambah Ecoanalitica.

    Pada awal Maret, Venezuela mengalami pemadaman listrik terburuk dalam sejarah, di mana sekitar 21 dari 23 provinsi tidak mendapat pasokan listrik.

    Baca: Listrik Padam lagi, Oposisi Tuding Korupsi Maduro Penyebabnya

    Pemasok listrik nasional Venezuela, Corpoelec, mengatakan bahwa insiden itu disebabkan oleh sabotase di pembangkit listrik tenaga air Guri, yang menghasilkan listrik untuk hampir semua provinsi.

    Waduk Guri menjadi sumber pembangkit listrik utama di Venezuela. Reuters

    Pemadaman listrik besar-besaran berlanjut di seluruh negeri pada Maret. Pemerintah mengatakan bahwa sistem listrik negara tersebut telah mengalami beberapa serangan.

    Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyebut ada serangan elektromagnetik pada saluran transmisi listrik.

    Baca: Listrik Padam, Nicolas Maduro Klaim PLTA Ditembak Sniper

    Pada akhir pekan lalu, aksi protes spontan diadakan di Caracas dan beberapa kota lain, menuntut pemulihan pasokan listrik.

    Pada Minggu, 31 Maret 2019, sejumlah masyarakat Venezuela yang marah membakar beberapa barikade yang dipasang di dekat istana kepresidenan.

    Baca: Warga Venezuela Melakukan Aksi Protes di Dekat Istana Presiden

    Dikutip dari Reuters, aksi pembakaran itu sebagai bentuk protes atas berkurangnya pasokan listrik dan air minum sepanjang Maret 2019.

    Pemadaman listrik di seantero Venezuela membuat warga kekurangan air, dan rumah sakit berjuang menyelamatkan pasien kritis karena alat medis kehilangan pasokan listrik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.