Berkonflik dengan India, Cina Sebut Pakistan 'Iron Brother'

Reporter

Editor

Budi Riza

PM Pakistan, Imran Khan (kiri) dan PM India, Narendra Modi (kanan), bertemu di rumah Modi pada 2015 sebelum Khan menjabat sebagai Perdana Menteri. Dailynews

TEMPO.COBeijing – Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi, menyebut Pakistan sebagai saudara yang kokoh atau ‘Iron Brother’ dan memintanya bekerja sama dengan India menurunkan eskalasi ketegangan.

Baca:

 

“Cina memainkan peran vital dalam meredakan konflik antara Islamabad dan New Delhi, keduanya perlu bertemu untuk mendeeskalasi krisis,” kata Wang saat jumpa pers di sela-sela Kongres Nasional Rakyat ke – 13 seperti dilansir Sputnik News dan Samaa Tv pada Selasa, 12 Maret 2019.

Wang mengatakan Cina berharap Pakistan dan India mau memulai dialog untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan menciptakan kerja sama lebih baik untuk masa depan.

“Cina berharap Pakistan dan India mau menggunakan krisis ini sebagai kesempatan untuk saling bertemu. Kami menyarankan kedua negara untuk segera membalik lembaran ini dan membangun hubungan fundamental jangka panjang yang lebih baik,” kata Wang.

Baca:

 

Wang juga menegaskan naga Cina dan gajah India tidak bakal bertempur karena keduanya bakal saling berdansa.

Komentar Wang ini muncul beberapa hari setelah Wakil Menlu Cina, Kong Xuanyou, mengunjungi Islamabad pada 6 Maret 2019. Kong menyatakan dukungan Beijing kepada Paksitan untuk membangun perdamaian dan stabilitas di wilayah ini. Beijing juga mengakui upaya Pakistan dalam menangani aksi terorisme.

“Cina memperhatikan situasi saat ini antara Pakistan dan India, dan mengapresiasi sikap Pakistan yang tenang dan mengendalikan diri sejak awal, serta berupaya menurunkan temperatur dengan India lewat dialog,” kata Kong saat mengunjungi Islamabad.

Baca:

 

Cina merupakan sekutu dekat Pakistan lewat investasi puluhan triliun dengan membangun Koridor Ekonomi Cina dan Pakistan. Ini merupakan proyek infrastruktur yang menghubungkan antara Provinsi Xinjiang dan Pelabuhan Laut Arab di Kota Gwadar di Provinsi Balochistan.

Seperti dilansir Reuters, hubungan Pakistan dan India sempat memanas pada Februari 2019 menyusul terjadinya serangan bom terhadap pasukan paramliter India di Kashmir, yang menewaskan sekitar 40 orang. India membalas dengan menyerang lokasi yang disebutnya sebagai kamp pelatihan milisi Jaish-e-Mohammed di perbukitan Kota Balakot, Pakistan.

Baca:

 

Pakistan membalas dengan menyerang target non-militer di wilayah Kashmir, yang dikuasai India. Angkatan Udara Pakistan menyebut menembak dua jet tempur MiG-21 Bison milik India, yang menyebabkan satu jet tempur jatuh di wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan. Satu pilot ditahan dan telah dikembalikan sebagai gestur perdamaian.






Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

2 jam lalu

Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

Merek Prancis Citroen memboyong tiga model mobil baru di Indonesia, yakni Citroen C5 Aircross, New C3, dan mobil listrik e-C4.


Banjir Pakistan Picu Wabah, Rumah Sakit Kewalahan

1 hari lalu

Banjir Pakistan Picu Wabah, Rumah Sakit Kewalahan

Rumah sakit di Sehwan kewalahan akibat wabah yang dipicu oleh banjir Pakistan


Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

1 hari lalu

Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

Jet-jet tempur India dikerahkan pada Senin 3 Oktober 2022 setelah adanya laporan bom di atas sebuah pesawat maskapai Iran yang tengah melintasi negara


Ponsel Flagship Google Pixel 7, Sudah Ada Harga dan Pre-order

2 hari lalu

Ponsel Flagship Google Pixel 7, Sudah Ada Harga dan Pre-order

Sekitar seminggu menjelang rilis resmi perangkatnya, info harga ponsel terbaru Google, seri Pixel 7, telah beredar.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

4 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Larangan Aktivitas Bisnis di Sekitar Taj Mahal, Ratusan Pelaku Usaha Terancam

4 hari lalu

Larangan Aktivitas Bisnis di Sekitar Taj Mahal, Ratusan Pelaku Usaha Terancam

Perintah Mahkamah Agung akan mempengaruhi setidaknya 500 gerai komersial di sekitar Taj Mahal.


PBNU Ungkap Alasan Undang Organisasi Hindu Sayap Kanan India ke Forum R20

4 hari lalu

PBNU Ungkap Alasan Undang Organisasi Hindu Sayap Kanan India ke Forum R20

Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf mengatakan sedang dalam proses membangun dialog dengan pemerintah India dan organisasi Hindu RSS.


Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

5 hari lalu

Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

Seorang pria di India menyesali keberuntungannya setelah menang lotre Rp 4,7 miliar.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

5 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

6 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"