Trump Ngotot Minta Dana Pembangunan Tembok Perbatasan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam Ohio Republican Party State Dinner 2018 di Kolumbus, Ohio, Amerika Serikat, 24 Agustus 2018. (AP Photo/John Minchillo)

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara dalam Ohio Republican Party State Dinner 2018 di Kolumbus, Ohio, Amerika Serikat, 24 Agustus 2018. (AP Photo/John Minchillo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berjanji tidak akan mengaktifkan pemerintahannya hingga dia mendapatkan persetujuan pengucuran dana sebesar US$ 5 miliar atau Rp 72 triliun untuk membangun tembok perbatasan. Sebagian pemerintah Amerika Serikat saat ini shutdown dan sudah memasuki hari keempat.

    Permintaan Presiden Trump soal pembangunan tembok perbatasan Amerika Serikat - Meksiko, ditentang oleh Partai Demokrat dan Partai Republik. Sebagai bentuk kekecewaannya, Trump menolak menandatangani penambahan anggaran pengeluaran negara.

    Baca: Trump Tarik Pasukan dari Suriah, Macron Kecewa

    "Saya belum bisa mengatakan pada Anda kapan pemerintahan akan dibuka kembali. Saya sampaikan pemerintahan tidak akan dibuka sampai kita mempunyai tembok, pagar apa pun itu namanya," kata Trump, seperti dikutip dari english.alarabiya.net, Rabu, 26 Desember 2018.

    Trump menegaskan pada Senin, 24 Desember 2018, pihaknya telah menyetujui sebuah kontrak pembangunan tembok wilayah perbatasan di daerah Texas sepanjang 185 kilometer. Gedung Putih tidak memberikan detail proyek tersebut.

    Presiden AS Donald J. Trump, dan Ibu Negara Melania Trump, memberi penghormatan di depan peti jenazah mantan Presiden AS George H.W. Bush di Rotunda Capitol AS di Washington, DC, AS, Senin, 3 Desember 2018. Presiden ke-41 AS, George H.W. Bush, meninggal pekan lalu pada usia 94 tahun. REUTERS/Shawn Thew

    Baca: Trump Percepat Pemberhentian Menhan Mattis, Kenapa?

    Presiden Trump pun mengatakan pihaknya akan mengunjungi wilayah perbatasan pada akhir Januari 2019 sebagai tanda dimulainya proses pembangunan. Pembangunan tembok perbatasan ini ditujukan untuk mengatasi imigran ilegal yang masuk ke Amerika Serikat.

    Pejabat tinggi Senat Partai Demokrat, Chuck Schumer, pada akhir pekan lalu mengatakan Presiden Trump harus mengabaikan pembangunan tembok perbatasan dan mengoperasikan kembali pemerintahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.