Eks Agen Secret Service Cerita Kebaikan George H. W. Bush

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan ibu negara Barbara Bush menyapa warganya sata berjalan bersama Mantan Presiden AS George Bush (krii) dan Bill Clinton (kedua kanan) di Jacksonville, 6 Februari 2005. Selama menjadi ibu negara, Barbara juga didiagnosis dengan penyakit Graves dan gangguan tiroid. REUTERS/Marc Serota/File Photo

    Mantan ibu negara Barbara Bush menyapa warganya sata berjalan bersama Mantan Presiden AS George Bush (krii) dan Bill Clinton (kedua kanan) di Jacksonville, 6 Februari 2005. Selama menjadi ibu negara, Barbara juga didiagnosis dengan penyakit Graves dan gangguan tiroid. REUTERS/Marc Serota/File Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Agen Secret Service mengaku senang ketika George H. W. Bush menjabat presiden AS. Tidak seperti presiden sebelumnya Lyndon Johnson dan Jimmy Carter, Bush memperlakukan agen Secret Service dengan rasa hormat dan penuh pengertian.

    Bush menjelaskan kepada semua stafnya bahwa tidak seorang pun dari mereka ahli keamanan, dan jika Secret Service membuat keputusan, maka Bush mengikutinya tanpa pernah mempertanyakan, kata mantan agen Secret Service Pete Dowling, seperti dilaporkan dari Dailymail.co.uk, 4 Desember 2018.

    Baca: Ini Kalimat Terakhir yang Diucapkan George H. W. Bush

    Seperti Ronald Reagan, Bush sangat memperhatikan para agen yang melindunginya bahwa dia akan tinggal di desa pada malam Natal agar para agen dapat menghabiskan Natal bersama keluarga mereka. Kemudian dia akan terbang ke Texas sehari setelah Natal.

    "Bush adalah orang hebat, orang yang baik kepada orang sekitarnya," kata seorang agen tentang mantan presiden ketika dia masih hidup."Baik dia dan Nyonya Bush sangat bijaksana, dan mereka berpikir di luar dunia kecil mereka sendiri. Mereka memikirkan orang lain."

    "Bush memahami bahwa politik adalah politik dan persahabatan adalah persahabatan," kata seorang agen.

    Presiden George H.W. Bush dan Ibu Negara Barbara Bush bersama anjing mereka, Millie, foto diambil pada Desember 1987. [Tim Dillon, USA Today]

    Ketika Bush, yang diberi nama sandi Timberwolf, masih menjabat wakil presiden, agen William Albracht tengah berada di shift tengah malam di kediaman wakil presiden. Waktu itu Albracht adalah agen baru di Secret Service. Ditugaskan ke pos basement sekitar jam 3 pagi, Albracht mulai lapar.

    "Kami tidak pernah mendapat izin untuk mengambil makanan dari dapur, tetapi kadang-kadang Anda merasa sangat lapar di tengah malam," kata Albracht.

    "Saya berjalan ke dapur yang terletak di ruang bawah tanah dan membuka kulkas. Saya berharap ada beberapa camilan sisa dari resepsi hari itu. Tiba-tiba, ada suara dari belakang pundak saya."

    "Hei, ada makanan enak di sana untuk dimakan?" kata pria tersebut.

    "Tidak, sepertinya mereka menghabiskannya," kata Albracht.

    "Saya berbalik dan melihat George H. W. Bush dari bahu kanan saya," kata Albracht.

    "Hei, saya benar-benar berharap ada sesuatu untuk dimakan," kata Bush.

    "Baik, Pak, setiap hari pelayan membuat kue, tetapi setiap malam mereka menyembunyikannya dari kami," balas Albracht.

    "Mari kita cari mereka," ajak Bush dengan kedipan mata.

    Baca: Surat Menyentuh George H. W. Bush Kepada Bill Clinton

    Keduanya menuju dapur dan Bush mengambil setumpuk kue cokelat dan segelas susu dan kembali ke tempat tidur, dan Albracht mengambil setumpuk kue dan segelas susu lalu kembali ke pos ruang bawah tanah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.