Boris Johnson: Pembunuh Jamal Khashoggi Mesti Diadili

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boris Johnson.[REUTERS]

    Boris Johnson.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, menyebut pelaku pembunuhan Jamal Khashoggi harus ditemukan dan diadili apapun yang terjadi.

    Dalam opininya di Washington Post yang diterbitkan pada 8 November 2018, Boris Johnson menulis dirinya yakin pembunuhan Jamal Khashoggi telah direncanakan dan melibatkan orang-orang dekat Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Johnson juga menyebut bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi melibatkan orang tertinggi di pemerintahan Saudi.

    Baca: Snowden: Arab Saudi Gunakan Spyware Israel Sadap Jamal Khashoggi

    Boris Johnson juga meragukan peradilan pelaku bisa dilakukan secara adil karena bisa dibelokan oleh kebijakan geopolitik dan diplomasi, seperti dikutip dari Washington Post, 9 November 2018.

    Sejumlah jurnalis freelance Indonesia melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018. Aksi ini menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Haaretz melaporkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyayangkan pembunuhan Jamal Khashoggi, namun Mohammed bin Salman adalah sekutu strategis di Timur Tengah.

    Bagi Israel, kepentingan melawan Iran di Timur Tengah lebih utama daripada harus mengorbankan tujuan melawan Iran hanya karena Jamal Khashoggi.

    Baca: Organisasi Wartawan Minta Pembunuh Jamal Khashoggi Diadili

    Di sini Boris Johnson menyatakan bagaimana orang-orang yang berkuasai melalui kesepakatan politik, militer atau perjanjian bisnis terus berjalan di tengah skandal pembunuhan.

    "Mereka melihat betapa pentingnya peran Arab Saudi, dan ketika mereka mulai memikirkan bagaimana jika pemerintahan Saudi bergoncang, mereka mulai cemas," tulis Johnson.

    Aktivis menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Arab Saudi di London, Inggris dengan mengganti nama jalan di area itu menjadi Jalan Khashoggi.

    Johnson juga sepakat akan seruan Menhan AS Jim Mattis dan Menlu AS Mike Pompeo untuk gencatan senjata di Yaman, yang melihat perang di Yaman harus berakhir seiring meningkatkanya krisis kemanusiaan.

    Baca: Jamal Khashoggi Dibunuh, Arab Saudi Rusak Kamera CCTV Konsulat

    Pembunuhan Jamal Khashoggi berdampak buruk bagi Arab Saudi dan membuat kritikan tajam terhadap kerajaan, yang sayangnya bisa meluaskan pengaruh regional Iran, kata Boris Johnson. Namun ia menegaskan otak pembunuhan Jamal Khashoggi mesti diadili apapun yang terjadi.

    "Pembunuh Jamal Khashoggi harus ditemukan dan diadili, meskipun langit runtuh," tegas Boris Johnson.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.