Kamis, 22 November 2018

Organisasi Wartawan Minta Pembunuh Jamal Khashoggi Diadili

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jasad wartawan Jamal Khashoggi, 59 tahun, diduga dimutilasi menjadi tiga bagian dan dimasukkan dalam sebuah koper sebelum di buang ke sumur. Sejumlah laporan menyebut, Khashoggi dibunuh dalam dua jam dan tubuhnya dibuang dalam sebuah kepanikan. Sumber: Image: X80001/mirror.co.uk

    Jasad wartawan Jamal Khashoggi, 59 tahun, diduga dimutilasi menjadi tiga bagian dan dimasukkan dalam sebuah koper sebelum di buang ke sumur. Sejumlah laporan menyebut, Khashoggi dibunuh dalam dua jam dan tubuhnya dibuang dalam sebuah kepanikan. Sumber: Image: X80001/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi wartawan terbesar di Inggris, Serikat Wartawan Nasional atau NUJ mendesak pemerintah di seluruh dunia untuk membawa dan mengadili dalang pembunuh wartawan Jamal Khashoggi dan pihak-pihak yang terlibat. 

    Dikutip dari aa.com.tr, Rabu, 7 November 2018, NUJ mendukung seruan Federasi Wartawan Internasional agar seluruh negara di dunia mengakhiri kerja samanya dengan Kerajaan Arab Saudi hingga negara itu mengatakan kebenaran dan menahan para pelaku. NUJ juga menegaskan kembali  seruan pemerintah Inggris agar dilakukannya investigasi menyeluruh dan independen atas pembunuhan Khashoggi. Dalam kasus ini, tidak boleh ada pihak yang bebas dari hukum.

    Baca: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditaruh Dalam 5 Koper, Lalu... 

    “Seluruh pemerintah di dunia bisa bertindak. Mereka memiliki kekuatan ekonomi, alat diplomatik dan instrumen internasional untuk memburu dan mengadili orang-orang yang terlibat dan si pemberi perintah pembunuhan pada Khashoggi,” tulis NUJ dalam pernyataannya.

    Baca: Jamal Khashoggi Dibunuh, Arab Saudi Rusak Kamera CCTV Konsulat   

    NUJ menggelar protes di luar gedung Kedutaan Besar Arab Saudi di ibu kota London, Inggris dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Dublin, Irlandia. Mereka mengutuk pembunuhan yang sangat keji pada Khashoggi.

    Sejumlah jurnalis freelance Indonesia melakukan aksi damai di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat, 19 Oktober 2018. Aksi ini menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, setelah memasuki Konsulat Jenderal Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat 

    Asosiasi Wartawan Asing atau FPA juga bereaksi atas pembunuhan ini. Dalam pernyataannya, mereka meminta para pelaku pembunuhan wartawan Daphne Caruana Galizia di Malta, Jamal Khashoggi di Turki, pembunuhan sejumlah wartawan lainnya di Meksiko, Afganistan, Bulgaria dan di seluruh dunia, dibawa ke pengadilan untuk dimintai pertanggung jawaban. 

    Khashoggi, 59 tahun, adalah wartawan senior asal Arab Saudi yang dibunuh di kantor konsulat jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018. Sejak 2017, dia mengasingkan diri ke Virginia, Amerika Serikat dan rutin menulis kolom di Washington Post. Tulisan-tulisan Khashoggi dikenal sering mengkritik kebijakan Kerajaan Arab Saudi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.