Model Belgia Telanjang di Yerusalem Picu Amarah Rabi

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang umat Yahudi berdoa di Tembok Ratapan, Yerusalem, Israel, 25 Februari 2016. Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh penganut Yahudi. AP Photo/Sebastian Scheiner

    Seorang umat Yahudi berdoa di Tembok Ratapan, Yerusalem, Israel, 25 Februari 2016. Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh penganut Yahudi. AP Photo/Sebastian Scheiner

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang model asal Belgia, Marisa Papen, memicu amarah Rabi di Yerusalem karena berpose telanjang di sekitar Tembok Ratapan yang merupakan tempat suci bagi umat Yahudi.

    Foto telanjang Papen dimuat dalam surat kabar asal Belgia, HLN, seperti dikutip dari South China Morning Post, Jumat, 29 Juni 2018.

    Baca: Pangeran William Kunjungi Kota Tua Yerusalem

    Foto itu memperlihatkan Papen, 26 tahun, sedang berjemur di atas atap tanpa mengenakan busana dan kepalanya menghadap ke atas saat matahari bersinar terik. Di bawah dan belakangnya bisa terlihat tembok kuno di kota Yerusalem. Tembok itu merupakan tempat yang disakralkan tempat orang-orang Yahudi biasa berdoa.

    Rabbi Shmuel Rabinowitz mengecam apa yang dilakukan Papen. "Itu memalukan dan insiden yang benar-benar menyedihkan, merusak kesakralan tempat suci itu serta perasaan orang-orang yang mendatanginya."

    Baca: 5 Fakta Penting Tentang Yerusalem

    Menurut laporan The Sun, Papen dan fotografernya, Mathias Lambrecth bertemu seseorang yang memperkenankan mereka untuk naik ke bagian atap rumahnya. Mereka kemudian terlibat percakapan, Papen meminta izin untuk mengambil gambar di atas atap dan diizinkan oleh sang tuan rumah.

    Papen membela sikapnya dengan menyatakan kepada media The Sun bahwa: "Agama membuat manusia semakin menjadi hewan jinak. Kita tidak bisa lagi mendengar hati dan insting kita. Sejak lahir kita dicuci otaknya."

    Baca: Nama Donald Trump Bakal Jadi Nama Stasiun di Yerusalem

    Ia menambahkan, "Bagaimana bisa lapisan kulit, sebuah tubuh, membuat orang lain marah? Aku pikir karena agama berperan di sini. Untuk itu dengan mengekspresikan karya seniku di lokasi ini (Yerusalem), dan juga di Mesir, aku harap bisa mendobrak stigma yang ada."

    Kejadian Papen berpose telanjang di sekitar Tembok Ratapan di Yerusalem bukanlah yang pertama. Tahun lalu Papen ditahan selama 24 jam karena berpose telanjang di depan Kuil Karnak, Mesir.

    HLN | SOUTH CHINA MORNING POST | ERVIRDI RAHMAT 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.