Rabu, 23 Mei 2018

PM Mahathir Mohamad Rangkap Jabatan Menteri Pendidikan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahathir Mohamad, menggelar konferensi pers usai usai dilantik sebagai Perdana Menteri Baru Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. REUTERS/Lai Seng Sin

    Mahathir Mohamad, menggelar konferensi pers usai usai dilantik sebagai Perdana Menteri Baru Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. REUTERS/Lai Seng Sin

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Kamis, 17 Mei 2017, mengatakan bahwa dia merangkap jabatan menjadi Menteri Pendidikan.

    Adapun Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail, jelasnya di depan wartawan, memegang jabatan sebagai Menteri Kesejahteraan dan Urusan Perempuan. "Seluruh kursi kabinet diharapkan terisi oleh para menteri pada Jumat ini atau akhir pekan," kata Mahathir seperti dikutip Channel News Asia.Perdana Menteri Malaysia Baru Mahathir Mohamad ditemani istri Anwar Ibrahim Wan Azizah menggelar konferensi pers usai dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia yang ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. Mahathir Mohamad, resmi menjadi PM Malaysia ke-7 menggantikan Najib Razak. REUTERS/Lai Seng Sin

    Baca: Mahathir Mohamad Tunjuk 3 Menteri Senior di Kabinet Malaysia

    Dalam pernyataannya, Mahathir menyebut bekas Wakil Komisi AntiKorupssi Malaysia, Mohd Shukri Abdul, akan mengepalai lembaga KPK ini.

    "Kami akan membentuk satuan tugas melibatkan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri untuk menangani urusan komunitas India, perempuan dan pribumi. Lembaga ini akan saya pimpin sendiri," ucapnya.

    Ketika ditanya wartawan, mengapa dia ingin ada Menteri Pendidikan portofolio? Mahathir menjawab dengan berkelakar, "Sebab banyak orang di Malaysia tak berpendidikan."

    Mahathir menjelaskan, 13 menteri yang mengisi kursi kabinet Malaysia akan disumpah pada Senin, 21 Mei 2018.Perdana Menteri Mahathir Mohamad menunjuk tiga menteri senior Malaysia pada Sabtu, 12 Mei 2018. Mereka adalah Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin, Menteri Pertahanan Mohammad Sabu, dan Menteri Keuangan, Lim Guan Eng. MalayOnline

    Baca: EKSKLUSIF - Anwar Ibrahim Tak Yakin Jadi Perdana Menteri Malaysia

    Pekan lalu, Mahathir menunjuk Lim Guan Eng sebagai Menteri Keuangan, Muhyiddin Yassin sebagai Menteri Dalam Negeri dan Mohammad Sabu menjadi Menteri Pertahanan.

    Mahathir Mohamad, pemimpin Pakatan Harapan (PH), memenangkan pemilihan umum setelah menumbangkan Barisan Nasional (BN) pimpinan Perdana Menteri Najib Razak. Dalam kepemimpinannya di Malaysia, dia menunjuk Wan Azizah Wan Ismail, istri Anwar Ibrahim, menjadi Wakil Perdana Menteri.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.