Gaji Naik Rp 84 Juta, Guru Amerika Keukeuh Berdemonstrasi

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guru di AS Demontrasi Tuntut Kenaikan Gaji

    Guru di AS Demontrasi Tuntut Kenaikan Gaji

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan guru dan staf pendukung lembaga pendidikan di beberapa negara bagian di Amerika Serikat, yang dikuasai Partai Republik, turun ke jalan menuntut kenaikan gaji.

    Pada Senin, 2 April 2018, guru-guru ini memenuhi jalan-jalan utama di negara bagian Kentucky dan Oklahoma di tengah cuaca dingin. Mereka menuntut upah yang lebih baik dan meminta tambahan dana bantuan untuk sekolah negeri.

    Baca: Indonesia dan Amerika Serikat Pererat Kerja Sama Kemaritiman

    Sekitar 40.000 orang berunjuk-rasa di Kota Oklahoma. Gambar-gambar yang beredar di media sosial dan televisi menunjukkan banyak dari mereka mengenakan kaos merah bertuliskan RedforEd.

    Ribuan guru berunjuk rasa di negara bagian Ketucky, Amerika Serikat, menuntut kenaikan gaji. KYEducators

    "Pesan hari ini adalah tentang anak-anak, ini tentang dana pendidikan publik dan pemulihan kembali dukungan yang perlu dipelajari anak-anak," kata seorang kepala sekolah di Oklahoma, Joy Hofmeister, seperti dilansir ABC News pada 2 April 2018.

    Baca: Penembakan Sekolah di Maryland Amerika Terjadi lagi, 3 Kritis

    Para demonstran berkumpul di depan gedung parlemen negara bagian di Oklahoma City untuk meminta anggota parlemen, termasuk Gubernur Mary Fallin, memulihkan dana untuk program pendidikan dan pasokan lainnya. Dana-cana ini secara drastis dipangkas selama beberapa waktu terakhir.

    Seperti dilansir USA Today, protes di Oklahoma datang setelah Fallin menandatangani undang-undang, Kamis memberikan gaji tahunan guru naik rata-rata US $ 6.100 atau sekitar Rp84 juta, yang terbesar dalam sejarah negara. Sehingga rata-rata guru di Oklahoma akan menerima US $ 45.276 atau Rp623 juta per tahun.

    Meski begitu, guru sekolah umum di Oklahoma masih berpenghasilan jauh di bawah rata-rata nasional yang sebesar US $ 58.950 atau Rp811 juta per tahun.

    Demonstrasi itu menyebabkan beberapa kelas dibatalkan. Beberapa sekolah lain ditutup karena liburan yang dijadwalkan terlebih dahulu.

    Sementara guru di Kentucky berjuang mengusulkan perubahan pada rencana pensiunnya. Ribuan guru dan staf pendukung di Kentucky berkumpul di luar markas besar Kentucky Education Association di Frankfort sekitar jam 9 pagi waktu setempat.

    Banyak dari mereka yang marah karena keputusan legislatif negara bagian mereka untuk merombak rencana pensiun tanpa ada sosialisasi.

    Aksi massa ini dilakukan setelah terinspirasi dari protes serupa di West Virginia bulan lalu, yang berhasil menaikan gaji mereka untuk pertama kalinya dalam 4 tahun.

    Sebelumnya para guru di Arizona, Amerika, lebih dulu melakukan aksi dengan tuntutan yang kurang lebih sama. Sekitar 2.500 guru di Arizona, menuntut kenaikan upah sebesar 20 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.