Arab Saudi Gelar Marathon untuk Perempuan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita Arab Saudi menyaksikan pertandingan sepak bola antara Al-Ahli melawan Al-Batin di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2018. Perempuan di Arab Saudi untuk pertama kalinya diperbolehkan menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung di stadion. REUTERS/Reem Baeshen

    Sejumlah wanita Arab Saudi menyaksikan pertandingan sepak bola antara Al-Ahli melawan Al-Batin di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2018. Perempuan di Arab Saudi untuk pertama kalinya diperbolehkan menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung di stadion. REUTERS/Reem Baeshen

    TEMPO.CO, Jakarta - Arab Saudi membuka koridor untuk perempuan kian terbuka. Setelah sebelumnya mengizinkan wanita mengemudi dan berbisnis, kini Arab Saudi untuk pertama kalinya menggelar lomba lari marathon khusus untuk perempuan, Sabtu 3 Maret 2018.

    Laporan Middle East Monitor menyebutkan, kegiatan marathon itu diselenggarakan di sebelah timur Provinsi al-Ahsa. Lomba lari marathon dengan nama "Al-Ahsa Run" ini diikuti oleh 1.500 wanita dari berbagai kelompok baik pelari profseional, amatir, tua maupun muda.

    Baca: Arab Saudi Izinkan Perempuan Berbisnis Tanpa Izin Muhrimnya

    Seorang wanita Arab Saudi membawa atribut saat akan menyaksikan pertandingan sepak bola antara Al-Ahli melawan Al-Batin di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, 12 Januari 2018. Meski memperbolehkan masuk ke stadion sepak bola, perempuan tetap tak boleh bercampur dengan penonton laki-laki. REUTERS/Reem Baeshen

    Lomba lari marathon di Arab Saudi disponsori oleh Direktorat Jenderal Olahraga Arab Saudi, Rumah Sakit al-Moosa dan Kotapraja al-Ahsa.

    Bulan lalu, Arab Saudi mengizikan wanita melamar menjadi anggota militer. Adapun pada Januari 2018, Direktorat Jenderal Paspor membuka 140 lowongan kerja bagi perempun untuk posisi kontrol lalu lintas udara di bandar udara Saudi.

    "Ini sebuah langkah bersejarah, lowongan kerja itu diperebutkan oleh 107 ribu pelamar," tulis Middle East Monitor.Perempuan Arab Saudi sedang mengemudi

    Pada bulan yang sama, Kerajaan juga memberikan izin kepada perempuan memasuki stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola laki-laki.

    Baca: Arab Saudi Siap Terima Wanita Jadi Anggota Militer

    Sementara itu, langkah berani Arab Saudi lainnya adalah mencabut pelarangan mengemudi mobil bagi kaum hawa. Mereka bebas mendapatkan SIM dan mengemudi. Arab Saudi memperkenankan perempuan berbisis tanpa harus mendapatkan izin dari suami atau muhrimnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?