Rabu, 26 September 2018

6 Perubahan Terbesar Terjadi di Arab Saudi Tahun 2018

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammed bin Salman. REUTERS

    Mohammed bin Salman. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Cara hidup warga Arab Saudi akan sangat berbeda mulai tahun 2018. Negara kerajaan ini berubah secara cepat dengan reformasi besar-besaran yang diumumkan sejak Putra Mahkota, Mohammed bin Salmen mengungkapkan tentang rencana besar reformasi Saudi yang disebut Vision 2030 yang dimulai tahun ini.

    Berikut 6 perubahan terbesar di Arab Saudi selama 12 bulan ini, seperti dikutip dari CNN, 3 Januari 2018.

    Baca: Perkenalkan, Band Arab Saudi Rilis Video Klip tentang Bioskop

    1. Harga gas naik.
    Arab Saudi baru saja mulai membeli lebih banyak lagi gas.

    Aramco, perusahaan negara yang merupakan penghasil minyak terbesar dunia, mendongkrak harga gas naik sebesar 127 persen pada 1 Januari 2018. Sementara harga bensin premium 2.04 riyal per liter atau setara dengan US$ 2.05 satu galon.

    "Meski hal ini mampu melemahkan konsumsi, namun diharapkan dan harus diyakinmkan penyelesaian pemerintah ini mendorong ke arah pertumbuhan ekonomi non-minyak," kata Al Raji Capital berkantor di Riyadh dalam laporannya.

    Warga Saudi juga akan membayar lebih untuk produk consumer goods dan pelayanan. Pemerintah memberlakukan pajak penjualan sebesar 5 persen yang berlaku mulai 1 Januari 2018. Tujuannya untuk memperbesar pemasukan pemerintah dari sumber-sumber di luar minyak.

    2. Bioskop kembali hadir.
    Warga Saudi akan menonton film di bioskop lagia setelah 35 tahun pemerintah melarang bioskop. Pemerintah Saudi akan memulai memberikan jaminan film-film komersial diizinkan diputar di bioskop-bioskop. Bioskop pertama kali dijadwalkan akan beropreasi pada Maret 2018.

    Jaringan internasional dan kawasan melirik peluangan pasar baru dari negara berpenduduk 30 juta jiwa ini. Pasar film di negara ini diperkirakan bernilai US$ 1 miliar.

    Baca: Arab Saudi Naikan Harga BBM, Listrik dan Berlakukan PPN

    3. Perempuan akan bebas menyetir kendaraan.
    Larangan perempuan mengemudikan kendaraan sendirian akhirnya dicabut. Mulai Juni 2018, perempuan Arab Saudi dapat mengemudikan sendiri kendaraannya/

    Dengan demikian, peran wanita dalam perekenomian Arab Saudi akan semakin besar. Selama ini hanya sekitar 22 persen waktai aktif bekerja. Dengan Vision 2030, persentase wanita bekerja akan dtingkatkan menjadi 30 persen.

    4. Perempuan diizinkan untuk menonton pertandingan olah raga.
    Perempuan Saudi diizinkan menonton pertandingan olah raga di tiga stadion terbesar yakni, Stadion King Fahd di Riyadh, Stadion Prince Mohammed Bin Fahd di Dammam, dan King Abdullah Sport City di Jeddah.

    Menurut Otoritas Sport Umum, badan resmi olah raga Saudi, tiga stadiun terbesar akan dibuka untuk perempuan dan keluarga awal tahun ini.

    Tahun 2017, lelaki dan wanita dibolehkan duduk bersama termasuk nantinya saat menonton konser musik dan acara-acara lainnya.

    "Reformasi terpenting tahun ini adalah akan melibatkan hak-hak wanita," kata Salma Al-Ansari, Presiden Komite Urusan Publik Relation Saudi Amerika.

    "Saya tidak akan kaget lagi jika kami melihat penunjukan seorang perempuan Saudi di posisi menteri," ujarnya.

    Baca: Raja Salman Bertekad Melawan Korupsi di Arab Saudi

    5. Turis akan dapat visa.
    Untuk pertama kali, Arab Saudi membuka pintu bagi para turis.

    Pangeran Sultan bin Salman sebagai Kepala Turis Saudi dan Komisi Warisan Nasional mengatakan kepada CNNMoney's bahwa Kerajaan akan menerbitkan visa turis pertama kali tahun 2018.

    Sebelumnya, visa terlarang bagi orang-orang berkunjung ke negara ini, baik itu untuk bekerja maupun untuk berkunung ke tempat-tempat suci.

    Bersamaan itu, Arab Saudi juga merancang pertumbuhan industri pariwisatanya dengan berencana membangun sejumlah resor di sektiar 100 mil dari perairan pantai Laut Merah. Tujuannya, untuk menarik kedatangan sekitar 30 juta wisatawan setiap tahun hingga tahun 2030. Jumlah ini meningkat dari 2016 yakni 18 juta orang.

    6. Aramaco akan diprivatisasi.
    Pejabat Arab Saudi sudah beberapa kali menyatakan bahwa Saudi berencana menjual sedikit sahamnya di Aramco tahun 2018. Jika itu terjadi, maka penjualan saham itu diperkirakan terbesar dalam sejarah. Saudi akan menjual Aramco di harga sekitar US$ 2 triliun ke investor strategis. Nah jika pasar setuju, penjualan 5 persen saja akan menghasilkan US$ 100 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.