Remaja Ini Rekam Kehancuran dari Perang Suriah: Dunia Harus Tahu

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengevakuasi korban serangan udara pasukan pemerintah Suriah di Ghouta, pinggiran kota Damaskus, 20 Februari 2018. Sebanyak 98 orang tewas dalam serangan ini. Syrian Civil Defense White Helmets via AP

    Petugas mengevakuasi korban serangan udara pasukan pemerintah Suriah di Ghouta, pinggiran kota Damaskus, 20 Februari 2018. Sebanyak 98 orang tewas dalam serangan ini. Syrian Civil Defense White Helmets via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Seperti remaja zaman sekarang, Muhammad Najem, pemuda 15 tahun asal Suriah, suka mengunggah swavideo ke media sosial. Akan tetapi, tidak seperti remaja pada umumnya, Najem mengunggah rekaman-rekaman video perang Suriah persis saat negara itu sedang dihujani bom hingga menewaskan teman-temannya.

    “Anak-anak di Ghouta meninggal dunia setiap hari oleh bom-bom dari rezim Assad dan Rusia,” kata Najem, di salah satu dari ribuan videonya yang diunggah lewat Twitter dan YouTube.

    Baca: Turki dan AS Memanas, Rusia Geser Pasukan di Suriah?

    Seorang pria terjebak di antara reruntuhan bangunan seusai serangan udara pasukan pemerintah Suriah di Ghouta, pinggiran kota Damaskus, 20 Februari 2018. Pasukan pemerintah meluncurkan serangan tersebut untuk memburu kelompok pemberontak. Syrian Civil Defense White Helmets via AP

    Dikutip dari situs edition.cnn.com pada 21 Februari 2018, Najem tinggal di timur Ghouta, sebuah wilayah pinggir Damaskus yang sedang dikepung pasukan militer Suriah, yang ingin merebut kembali kota itu dari militan garis keras. Ghouta telah menjadi salah satu kota paling hancur karena tingginya pengeboman di sana dalam tujuh tahun perang Suriah. 

    “Masyarakat dunia harus tahu tentang apa yang terjadi di Suriah. Saya ingin melanjutkan sekolah. Saya ingin menjadi reporter kalau sudah dewasa,” kata Najem kepada CNN.

    Baca: Peluk Putin, Assad: Terimakasih Sudah Selamatkan Suriah 

    Dia menceritakan hampir setiap hari ada yang tewas akibat serangan dan hal ini telah menjadi pemandangan sehari-hari warga Ghouta. Kelaparan, kedinginan dan terlantar, juga telah menjadi hal biasa bagi warga Ghouta.  

    “Selamatkan rakyat Ghouta,” kata Najem dalam video yang diunggahnya.

    Salah satu video yang mendapat banyak reaksi adalah ketika dia berdiri di sebuah atap dan terdengar suara ledakan sangat jelas dari kejauhan. CNN belum bisa secara independen memverifikasi keaslian rekaman video-video Najem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.