Putin Resmi Daftar Ikut Pilpres Rusia, Pilih Jalur Independen

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin, saat mengunjungi kator Pusat Komisi Pemilihan Umum untuk mengelengkapi dokumennya di Moskow, Rusia, 27 Desember 2017.  Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS

    Presiden Rusia Vladimir Putin, saat mengunjungi kator Pusat Komisi Pemilihan Umum untuk mengelengkapi dokumennya di Moskow, Rusia, 27 Desember 2017. Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Vladimir Putin resmi mendaftarkan diri untuk ikut pemilihan presiden atau pilpres Rusia pada 18 Maret 2018. Putin sendiri datang ke Komisi Pemilihan Pusat untuk menyerahkan dokumen keperluan pencalonannya pada hari Rabu, 27 Desember 2017.

    Putin seperti dilaporkan Daily Sabah, menyerahkan paspor atas namanya dan 300 ribu tandatangan pendukungnya yang disyaratkan oleh parlemen Rusia untuk calon independen.

    Baca: Curhat kepada Buruh, Putin Ingin Pensiun lalu Travelling  

    Jika menang pemilihan presiden tahun depan, maka Putin akan menjadi pemimpin Rusia terlama sejak masa Joseph Stalin berkuasa. Putin memimpin Rusia sebagai presiden maupun perdana menteri selama 17 tahun.

    Putin dijagokan kembali memenangkan pemilihan presiden untuk enam tahun ke depan, berdasarkan jajak pendapat.

    Sebelum Putin mendaftarkan diri, sekitar 600 selebritas, politisi dan tokoh-tokoh olahragawan berkumpul di Moskow  untuk mengusung Putin dalam pemilihan presiden tahun depan.

    Baca: Wow, Putin Sejajarkan Diri dengan Kaisar Alexander III

    Selain Putin, kandidat lain yang akan maju dalam pemilih presiden Rusia adalah politisi veteran ultra-konservatif, Vladimir Zhirinovsky, Pavel Grudinin dari Partai Komunis, dan Ksenia Sobchak sebagai mantan sosialita serta jurnalis liberal.

    Pada November 2017 lalu, muncul berita tentang dugaan Putin akan pensiun dari dunia politik. Beberapa sumber, termasuk para akademisi, pemerintah dan pengusaha yang dekat dengan pemerintah Rusia mengungkapkan Putin telah lelah.

    Baca: Putin Putuskan Maju Pilpres Rusia 2018

    Gleb Pavlovsky, mantan penasihat Kremlin dan kepala Yayasan Politik Efektif, mengatakan, Rusia saat ini memasuki tahap transisi tanpa Putin.

    "Apapun cara yang dimainkan, kampanye ini adalah tentang transisi Rusia pasca-Putin," kata Pavlovsky.

    Beberapa sumber juga memperkirakan Dmitry Medvedev, Perdana Menteri Rusia akan menggantikan Putin sebagai presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.