Bulan Darah 28 September 2015, Inilah yang Bikin Menakutkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerhana bulan merah darah atau blood red moon terlihat di atas langit kota Auckland, Selandia Baru, 4 April 2015. Gerhana bulan ini dapat dilihat di sejumlah negara termasuk Indonesia. Phil Walter/Getty Images

    Gerhana bulan merah darah atau blood red moon terlihat di atas langit kota Auckland, Selandia Baru, 4 April 2015. Gerhana bulan ini dapat dilihat di sejumlah negara termasuk Indonesia. Phil Walter/Getty Images

    TEMPO.CO, Utah -Gerhana bulan terjadi di sebagian besar  belahan bumi  selain kawasan Asia, termasuk Indonesia,  pada 28 Setember 2015.  Di Inggris, misalnya, gerhana ini bisa dinikmati pada 01.10 pagi waktu setempat atau 7.10 WIB.

    Fenomena kali ini amat menarik karena terjadi saat super-moon, yakni ketika bulan berada pada  jarak terpendek dengan bumi. Akibatnya bulan akan tampak lebih terang dan besar.  Saat gerhana, peristiwa ini  menghasilkan cahaya kemerahan dan  di sekitar bulan agak gelap, berlangsung selama sekitar satu jam.  Bulan berwarna  darah yang terakhir  muncul pada 1982 dan baru akan datang lagi pada  2033.

    Baca juga:
     Kasus Muncikari  Artis ke Jaksa:  Dari 80 Wanita, AS Termahal
    Jokowi Pakai Topi Gaul 62, Mau Tiru Gaya Rappe J-Flow?

    Kenapa fenomena alam ini banyak dibicarakan, menakutkan, dan sering dihubungkan dengan bencana alam, peperangan, bahkan datangnya kiamat? Itu karena kepercayaan bagi kalangan tertentu. Julie Rowe,  seorang penulis yang merupakan  pengikut Gereja Mormon  termasuk yang mengaitkan   bulan darah dan bencana baru-baru ini  dengan datangnya kiamat. 

    Rowe mengeluarkan pernyataan itu di website-nya  pada 10 September  tapi  ia mengatakan bahwa hal itu bukan sikap resmi gereja.  "Ini hanyalah bagian dari perjalanan pribadi untuk membantu orang  meningkatkan iman, “ ujar Rowe.

    Juru bicara Gereja Mormon Eric Hawkinsa juga telah menjelaskan bahwa tulisan yang berspekulasi mengenai   bulan darah bukanlah mewakili sikap gereja  yang berpusat di Utah, Amerika Serikat ini.

    TELEGRAPH |USATODAY

    Baca juga:
    Bulan Darah,  28 September Kiamat? Resah, Ini Kata Gereja
    Heboh Kain Kafan Berpita Merah dalam Peci Hantui Pilkada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.