Milisi Asing Pro-ISIS Menyerah di Mosul, Intelijen Gali Informasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abu Bakr al-Baghdadi. mirror.co.uk

    Abu Bakr al-Baghdadi. mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Mosul - Sejumlah milisi asing yang bergabung dengan kelompok teroris ISIS, telah menyerahkan diri di Kota Mosul setelah pasukan Irak berhasil menguasai kota itu awal pekan ini.

    Seperti yang dilansir Asharq Al-Awsat pada 14 Juli 2017, pasukan keamanan Irak menayangkan video saat milisi ISIS menyerah di Mosul. Sejumlah milisi bertelanjang dada duduk di reruntuhan. Di video lainnya mempertontonkan pakaian milisi ISIS dicopot sebelum menyerahkan diri.

    Baca: Baghdadi Tewas, Anggota Senior Ambil Alih Kepemimpinan ISIS

    Penyerahan diri milisi asing dianggap berguna bagi intelijen militer pemerintahan seluruh dunia untuk memperoleh informasi, terutama dalam mengungkapkan lokasi sel ISIS di seluruh dunia. Selain itu, untuk mengungkap cara milisi asing ini melakukan perjalanan ke Suriah dan Irak, dan nasib pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

    ISIS sudah membenarkan informasi mengenai kematian Baghdadi dalam sebuah pernyataan resminya. Informasi ini dikeluarkan bersamaan dengan merebaknya konflik di antara tokoh senior ISIS mengenai nasib organisasi teroris ini setelah Baghdadi tewas.

    Baca: Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Dilaporkan Tewas

    Sebelumnya, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan telah menerima informasi tentang Baghdadi yang terbunuh. Informasi ini diperoleh seusai Rusia mengklaim telah memukul khalifah yang memproklamirkan dirinya dalam serangan udara di pinggiran Raqqa, Suriah.

    Pada Senin pekan lalu, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, mengumumkan kemenangan akhir atas ISIS di Mosul, kota terbesar tempat Baghdadi pertama kali mengumumkan kekhalifahan pada 2014.

    REUTERS | ASHARQ AL-AWSAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.