Penembakan di Munich, Polisi Jerman Tepis Dugaan Teror

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga di sekitar stasiun kereta bawah tanah di Munich, usai terjadi serangan penembakan di Jerman, 13 Juni 2017. AP Photo

    Polisi berjaga di sekitar stasiun kereta bawah tanah di Munich, usai terjadi serangan penembakan di Jerman, 13 Juni 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Munich — Polisi Jerman menepis dugaan teror dalam penembakan yang menyebabkan seorang polisi perempuan terluka parah dan dua orang lainnya ikut terluka di dekat stasiun kereta Munich, , Selasa 13 Juni 2017.

    Seperti dilansir The Associated Press, juru bicara kepolisian Munich Marcus da Gloria Martins mengatakan insiden ini berawal ketika seorang pria merebut pistol seorang polisi perempuan dan menembak kepalanya.

    Baca: Penembakan di Munich, Pemuda 18 Tahun Diduga sebagai Pelaku

    Pria ini kemudian juga menembak dua orang yang tengah melintas di dekat stasiun Unterfoehring.

    “Polisi itu kini dalam kondisi kritis sementara dua korban lain hanya luka ringan,” kata da Gloria Martins.

    Pelaku yang juga terluka karena menembak dirinya sendiri, dapat ditangkap hidup-hidup.

    “Kami meyakini penembakan ini bukan teror terkait politik maupun terkait isyu agama,” da Gloria Martins menambahkan.

    Baca: Penembakan di Munich Jerman Tewaskan 15 Orang

    Menurut da Gloria Martins, serangan bermula ketika polisi dipanggil untuk menengahi perkelahian antara penumpang di kereta. Ketika polisi itu tiba, tersangka berusaha mendorong rivalnya ke rel kereta.

    Tersangka kemudian merebut pistol polisi perempuan dan menembak beberapa kali, sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri. Pelaku penembakan di Munich, Jerman ini pun kini berada dalam tahanan polisi.

    AP | THE WASHINGTON POST | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.