Jerman Menahan Tersangka Militan ISIS di Leipzig

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi mengamankan stasiun kereta utama menyusul ancaman terorisme di Munchen, Jerman, 1 Januari 2016.  REUTERS/Michaela Rehle

    Polisi mengamankan stasiun kereta utama menyusul ancaman terorisme di Munchen, Jerman, 1 Januari 2016. REUTERS/Michaela Rehle

    TEMPO.CO, Leipzig - Polisi Jerman menahan seorang pria bernama Ahmad A. di sebelah timur Leipzig, Kamis malam waktu setempat, 4 Mei 2017, karena diduga sebagai militan ISIS.

    Menurut laporan kantor berita Jerman, DPA, selain menahan Ahmad, petugas keamanan Jerman itu juga menggeledah kediamannya.

    "Tidak ada ancaman terorisme," tulis DPA.

    Penahanan terhadap Ahmad berlangsung beberapa hari setelah kepolisian Jerman menahan seorang warga negara Suriah di sebelah barat daya negara bagian Baden Wurttemberg karena disangka aktivis ISIS.

    Pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Jerman menyebutkan, Ahmad berperang bersama Front al-Nusra, kelompok perlawanan berafiliasi terhadap al Qaeda di kawasan Raqqa.

    Dia juga diduga kuat terlibat dalam penaklukan dua kota di Suriah yakni Dibsi Afnan pada November 2012 dan al-Tabqa pada Februari 2013.

    Setelah terjadi perpecahan antara Front al-Nusra dengan al-Qaeda, Ahmad mengalihkan kesetiannya. Tidak ada informasi lengkap bagaimana Ahmad bisa berada di Jerman.

    DEUTSCHE WELLE | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.