Rudal Balistik Korea Utara Hampir Ledakkan Rusia, Begini Sebabnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudal balistik milik Korea Utara. KCNA/REUTERS

    Rudal balistik milik Korea Utara. KCNA/REUTERS

    TEMPO.CO, Pyongyang - Rudal balistik Korea Utara yang diluncurkan dalam uji coba pada 6 Maret 2017 ternyata sempat meluncur ke arah yang berbeda, yakni ke Rusia. Rudal balistik jarak menengah KN-17 seharusnya meluncur ke wilayah perairan timur Korea Utara.

    Informasi rudal balistik yang hampir saja meledak di Rusia itu diungkapkan surat kabar harian The Seoul Economic Daily dan dikutip Independent, Kamis, 4 April 2017.

    Baca juga: Putin Kirim Pasukan Militer ke Perbatasan Korea Utara

    Menurut surat kabar itu, rudal balistik Korea Utara sempat meluncur sejauh 48 kilometer ke arah Rusia sebelum pejabat Korea Utara meledakkannya karena khawatir akan menimbulkan insiden di Rusia.

    "Jika peluncuran rudal balistik ke wilayah perairan timur tidak digagalkan, itu akan mengarah ke pelabuhan atau wilayah Rusia. Itu alasan Korea Utara seketika menghancurkan rudal itu," ujar surat kabar yang berkantor di Seoul tersebut.

    Baca juga: Korea Utara Uji Coba Nuklir, Gunung Tertinggi Akan Meletus

    Seorang sumber menyatakan target peluncuran rudal balistik Korea Utara berbeda dari pengarahan sebelumnya. "Tadinya kami menembakkan 89-90 derajat ke arah timur dan diproyeksikan jatuh di Laut Timur. Namun sudut dari tembakan ternyata 49 derajat," ujar sumber itu.

    Gara-gara rudal balistik Korea Utara yang salah arah, Ketua Komisi Keamanan dan Pertahanan Rusia Viktor Ozerov menyatakan pertahanan udara di Rusia timur telah ditingkatkan ke posisi siaga penuh.

    Baca juga: Jokowi: Korea Utara Harus Taati Resolusi Dewan Keamanan PBB

    "Pertahanan udara dari Federasi Rusia di Timur Jauh berada dalam siaga penuh," ujar Ozerov.

    Korea Utara meluncurkan uji coba empat rudal balistik jarak menengahnya pada 6 Maret lalu. Menurut Jepang, tiga dari empat rudal yang diluncurkan Korea Utara jatuh di perairan zona ekonomi eksklusif Jepang.

    INDEPENDENT | MARIA RITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Vaksin Covid-19 Dalam Percobaan

    Berbagai perusahaan sedang berbondong-bondong memproduksi vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk disebarluaskan tahun depan