Mencuit Ingin Trump Dibunuh, Model Ini Diperiksa Secret Service

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita Heather Lowrey (26) menuliskan pada akun twitternya, bahwa ia berharap akan ada seseorang 'cukup baik' untuk membunuh Presiden Donald Trump. dailymail.co.uk

    Seorang wanita Heather Lowrey (26) menuliskan pada akun twitternya, bahwa ia berharap akan ada seseorang 'cukup baik' untuk membunuh Presiden Donald Trump. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Washington – Secret Service sedang menyelidiki seorang model warga Luisville, Kentucky, yang mencuit pernyataan di akun Twitternya yang dianggap membahayakan keselamatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

    ”Andai ada seseorang yang cukup kejam untuk membunuh MLK, boleh jadi orang itu akan cukup bagus untuk membunuh Trump,” begitu cuitan model Heather Lowrey, 26 tahun, yang membuat Secret Service turun tangan.

    Baca juga:
    Bentrok Saat Pelantikan, 217 Demonstran Anti-Trump Ditahan
    Petinggi Negara Asing yang Bertemu Donald Trump Pekan Ini
    Adik Ipar Ivanka Trump Ikut Unjuk Rasa Tolak Donald Trump

    Secret Service membenarkan telah bertemu dengan Lowrey, dan masih akan menyelidiki cuitannya, yang diunggah tepat tiga hari setelah peringatan pahlawan nasional AS, Martin Luther King, dan tiga hari sebelum Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS.

    Cuitan Lowrey pun menjadi perbincangan netizen. Namun cuitan itu sudah dihapus, begitu juga akun Lowrey. Mengutip Daily Mail, Lowrey juga tidak dapat dihubungi untuk wawancara.

    Siapa Lowrey? Di halaman Twitter, ia hanya menulis “Louiville Vixen” dan bercita-cita menjadi diva WWE.

    Gara-gara cuitannya itu, perusahaan tempat ia bekerja di agensi Heyman Talent telah memutus kontraknya. Begitu juga agency Travis Moody, mengunggah pernyataan di akun Facebooknya mengenai pemutusan kontrak kerja dengan Lowrey.

    ”Travis Moody Agency tidak lagi melakukan kontrak dengan Heather Lowrey,” ujar agensi model ini di akun Facebooknya.

    Kasus Lowrey merupakan yang pertama ditangani oleh badan penyelidikan negara terkait dengan pembunuhan Donald Trump. Belum jelas apakah Lowrey akan menjalani dakwaan atas cuitannya itu.

    Sebelumnya, Secret Service dikabarkan sedang menyelidiki diva pop Dunia warga AS, Madonna, atas pernyataannya ingin “Meledakkan Gedung Putih”. Madonna mengucapkan itu saat bersama-sama ribuan perempuan menggelar unjuk rasa di Washington. Unjuk rasa bertajuk Women’s March digelar untuk mengkritik Donald Trump, yang dianggap melecehkan perempuan.

    DAILY MAIL | MARIA RITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.