Korea Selatan-Jepang Teken Pakta Intelijen Hadapi Korea Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bergembira saat menyaksikan uji tembak rudal balistik Hwasong-10 pada 23 Juni 2016. Meski peluncuran rudal itu berhasil, Korea Selatan dan Amerika Serikat mengecam peluncuran tersebut sebagai pelanggaran yang tidak dapat diterima oleh resolusi Dewan Keamanan PBB. REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bergembira saat menyaksikan uji tembak rudal balistik Hwasong-10 pada 23 Juni 2016. Meski peluncuran rudal itu berhasil, Korea Selatan dan Amerika Serikat mengecam peluncuran tersebut sebagai pelanggaran yang tidak dapat diterima oleh resolusi Dewan Keamanan PBB. REUTERS/KCNA

    TEMPO.COSeoul - Korea Selatan dan Jepang menandatangani pakta intelijen militer untuk berbagi informasi terkait dengan ancaman rudal Korea Utara.

    “Duta Besar Jepang di Korea Selatan, Yasumasa Nagamine, sudah menandatangani kesepakatan untuk berbagi informasi dengan Korea Selatan terkait dengan ancaman rudal Korea Utara,” kata Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-koo, seperti dikutip dari Channelnewsasia.com pada Rabu, 23 November 2016.

    Baca: 
    Cegah Penyusup, Libanon Bangun Tembok Dekat Kamp Pengungsi  
    Minta Maaf, Gereja Katolik Akui Terlibat Genosida di Rwanda

    Pemerintah Korea Selatan telah menyetujui kesepakatan dengan Jepang, meskipun penolakan datang dari beberapa partai politik dan sebagian besar dari masyarakat. Reaksi penolakan timbul karena penindasan yang dilakukan Jepang selama pemerintahan kolonial Korea dari tahun1910 sampai akhir Perang Dunia II.

    Sebuah survei yang dilakukan Gallup Korea pada Jumat, 18 November 2016, menunjukkan bahwa 59 persen dari 1.007 responden menentang kesepakatan di antara kedua negara. 

    Hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara semakin memanas, setelah uji coba nuklir Korea Utara. Situasi memanas membuat Jepang dan Korea Utara meningkatkan kewaspadaan.

    ARIF BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?