Pemilu Amerika: Gunakan Hak Pilihnya, Donald Trump Disoraki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump mencium istirnya Melania Trump dalam kampanyenya menjelang pemilihan umum, di Wilmington, Carolina Utara, AS, 5 November 2016. Dalam kampanyenya ini, Trump tampak memamerkan kemesraannya dengan istri. REUTERS/Carlo Allegri

    Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump mencium istirnya Melania Trump dalam kampanyenya menjelang pemilihan umum, di Wilmington, Carolina Utara, AS, 5 November 2016. Dalam kampanyenya ini, Trump tampak memamerkan kemesraannya dengan istri. REUTERS/Carlo Allegri

    TEMPO.CONew York - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, memberikan hak suaranya di lapangan basket Sekolah Umum 59 Beekman Hill International, Selasa, 8 November 2016. Tempat pemungutan suara itu tak jauh dari rumahnya.

    Donald Trump didampingi istrinya, Melania Trump; putrinya, Ivanka; menantunya, Jared Kushner; serta cucunya, Arabella. Trump disambut sorakan penduduk saat memenuhi hak pilihnya dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2016. Di luar pagar tempat pemungutan suara, ratusan penduduk berteriak, "New York membencimu!"

    Ada juga sorakan lain yang berasal dari lusinan pekerja konstruksi yang sedang melakukan pekerjaan di jalan. Mereka terlihat mengenakan topi dengan stiker "Trump Pence".

    Trump sebelumnya menyatakan bahwa ia tidak akan berkomitmen dengan hasil pemilihan umum. Menurut dia, pemilihan presiden kali ini sarat penipuan. Ia juga menuding media berkolusi untuk melawan dirinya. Beberapa kali Trump memberikan sinyal bahwa ia tak akan menerima hasil pemilu jika ia kalah.

    Saat di tempat pemilihan umum, Trump juga tak tegas apakah dia akan legawa dengan hasil pemilu. "Kita akan lihat apa yang terjadi," katanya. "Ini akan menjadi hari yang menarik. Terima kasih."

    MAYA AYU | AFP | CNN

    Baca Pula
    Laporkan Ahok, Sang Mantan Biarawati Punya Alasan Ini
    Dinilai Menghasut Makar, Fahri Hamzah Dilaporkan ke Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.