Ribuan Muslim Protes Penutupan Masjid di Roma, Italia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CORoma - Ribuan muslim di Kota Roma, Italia, mengadakan salat Jumat di kisaran luar Colosseum, Roma, sebagai bentuk protes atas penutupan beberapa masjid. Pihak otoritas baru-baru ini menutup lima masjid darurat di Kota Roma.

    Seperti dilansir Express pada 23 Oktober 2016, Francesco Tieri—yang bertindak sebagai koordinator kelompok—mengatakan pemerintah Roma tidak punya kemauan politik untuk mengakui umat Islam di kota itu. "Tidak ada kemauan politik untuk mengakui kami di sini dan kami masyarakat damai," kata Tieri.

    Baca: 
    Merasa Ditipu, Wanita Ini Gugat KFC Bayar Rp 260,7 Miliar
    Perkosa Anak Sendiri, Pria Ini Dibui 1.503 Tahun
    Bertemu Pasukan Irak, Ucapan Anak Mosul Ini Mengharukan

    Tieri menambahkan, kelompoknya terpaksa menyewa tempat untuk melakukan kegiatan keagamaan. "Kami terpaksa menyewa tempat untuk beribadah yang aman bagi kami. Ibadah bagi kami seperti bernapas. Jika kami tidak melakukannya, kami akan mati."

    Di sisi lain, partai politik yang ada di Roma menyerukan larangan pembangunan masjid yang didanai dari luar Italia. Pada Agustus lalu, Menteri Dalam Negeri Italia Angelino Alfano mengatakan "masjid mini di garasi" seharusnya tidak diperbolehkan berdiri.

    Berdasarkan data resmi, terdapat lebih dari 1,5 persen muslim dari total populasi di Italia. Namun hanya sedikit masjid yang resmi terdaftar pada pemerintah Italia dan sebagian ibadah berlangsung di rumah-rumah serta pusat-pusat kebudayaan Islam.

    REZA SYAHPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.