Tempat Rahasia Senjata Nuklir AS di Greenland Terbongkar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi gunung es yang dapat terlihat dari pantai di Nuuk, Greenland, 5 Juni 2016. REUTERS

    Kondisi gunung es yang dapat terlihat dari pantai di Nuuk, Greenland, 5 Juni 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Greenland - Tempat rahasia penyimpanan nuklir milik Amerika Serikat (AS) terungkap menyusul mencairnya lapisan es di Greenland disebabkan pemanasan global.

    Tempat penyimpanan bahan radioaktif nuklir milik AS di Camp Century, Greenland, sudah dinonaktifkan oleh militer AS pada puncak Perang Dingin tahun 1967. Namun, menurut para ahli, tempat itu kemungkinan bocor dan bahan radioaktif menyatu dengan air.

    Camp Century menjadi basis bagi 200 tentara AS yang dilengkapi dengan generator nuklir pertama di dunia serta laboratorium, toko, rumah sakit, bioskop, sebuah kapel dan penginapan. Cam Century yang juga  dijuluki  kota bawah es dibuka pada tahun 1959.  Jaringan terowongan sepanjang 3 km yang terkubur dalam lapisan es juga dibuka untuk kepentingan penelitian iklim bumi.

    Namun tujuan sesungguhnya dari pembangunan itu dirahasiakan dari publik, termasuk pemerintah Denmark yang menguasai wilayah tersebut pada saat itu.

    Denmark memungkinkan AS untuk membangun Camp Century dan pangkalan lain di Greenland dalam perjanjian 1951. Namun Denmark tidak persis tahu  tentang pekerjaan yang sedang dilakukan di sana atau limbah yang tertinggal.

    Para ahli menyebutkan bahwa proyek Iceworm, pada saat itu sesungguhnya bertujuan untuk menembakkan rudal nuklir melalui terowongan es ke wilayah-wilayah Uni Soviet. Informasi ini berdasarkan pengakuan dari  seorang petinggi militer AS pada tahun 1960.

    Menurut laporan Independent, militer AS pada saat itu sebenarnya berencana untuk membangun jaringan terowongan yang luas dari Camp Century, yang akan menjadi rumah bagi sekitar 600 rudal yang mampu menyerang Moskow.

    Proyek Iceworm ditinggalkan karena ketidakstabilan es, dan Camp Century kemudian ditutup. Tetapi kira-kira 9.200 ton limbah kimia diperkirakan tetap berada di bawah es hingga saat ini.

    Para peneliti percaya bahan kimia polychlorinated biphenyls (PCB), yang menyebabkan kanker pada manusia, bisa dilepas ke air yang mengelilingi fasilitas itu.

    Limbah tersebut terkubur di bawah lapisan es setebal 35 meter, namun sebuah penelitian di jurnal Letters Geophysical Research menunjukkan pemanasan global dapat menyebabkannya  mencair dalam 75 tahun.

    Limbah tersebut pun bisa menjadi sumber ketegangan antara AS, Greenland dan Denmark untuk kemudian menimbulkan masalah multinasional dan multi-generasi.

    Pentagon mengatakan pemerintah AS akan bekerja sama dengan pemerintah Denmark dan otoritas Greenland guna menyelesaikan masalah limbah nuklir yang disimpan di Camp Century  secepatnya.
    INDEPENDENT|GUARDIAN|YON DEMA
    Baca:
    Tim Penyidik: Rudal BUK Rusia Hantam MH17, 298 Orang Tewas
    Ribuan Orang Teken Petisi Hapus Aturan Wanita Saudi Dikawal

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.