Polisi Tangkap Lima Orang yang Diduga Terlibat Teror di Nice

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pihak berwenang menyelidiki sebuah truk yang telah melakukan aksi brutal dengan menyeruduk kerumunan orang di saat menyaksikan pesta kembang api dalam perayaan Bastille Day di Nice, Prancis, 15 Juli 2016. Dikabarkan, di dalam truk kontainer berwarna putih tersebut terdapat senjata api dan granat seberat 25 ton. AP Photo

    Pihak berwenang menyelidiki sebuah truk yang telah melakukan aksi brutal dengan menyeruduk kerumunan orang di saat menyaksikan pesta kembang api dalam perayaan Bastille Day di Nice, Prancis, 15 Juli 2016. Dikabarkan, di dalam truk kontainer berwarna putih tersebut terdapat senjata api dan granat seberat 25 ton. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pihak dari kantor kejaksaan Paris mengatakan polisi telah menangkap lima orang yang diduga berkaitan dengan pelaku teror yang menewaskan 84 orang di Nice. Polisi menangkap tiga orang pada Sabtu. Sedangkan dua orang lainnya telah ditangkap pada Jumat lalu, termasuk mantan istri pelaku teror.

    Pada Kamis lalu, Mohamed Lahouaiej-Bouhlel mengendarai sebuah truk, lalu menyerang kerumunan warga setempat yang tengah mengikuti perayaan Bastille Day di Nice, Prancis. Atas insiden tersebut, kepolisian akhirnya menembak pelaku hingga tewas. Kelompok militan Negara Islam atau ISIS mengklaim pelaku merupakan salah satu anggotanya.

    "Mereka menargetkan serangan terhadap warga negara yang bergabung untuk memerangi Negara Islam,” kata salah kantor berita yang dikenal memiliki hubungan dengan kelompok tersebut, Amaq Agency.

    Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, mengatakan Lahouaiej-Bouhlel termasuk orang yang berubah menjadi radikal dalam waktu singkat. Bernard menyebutkan serangan tersebut sebagai jenis serangan baru sehingga hal tersebut menunjukkan besarnya kesulitan dalam melawan terorisme.

    Bernard menyebutkan Lahouaiej-Bouhlel adalah seorang pria berusia 31 tahun yang merupakan warga keturunan Tunisia. Ia berjalan sejauh 2 kilometer sepanjang promenade untuk menyasar kerumunan orang. Dari 84 yang meninggal dunia, sepuluh orang di antaranya adalah anak-anak. Sebanyak 202 orang dinyatakan terluka. Setidaknya, sebanyak 52 orang berada dalam keadaan kritis.

    BBC.COM | LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.