Klinik Ini Merawat Korban yang Kecanduan Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Facebook dan Twitter/ media sosial. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi Facebook dan Twitter/ media sosial. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Algiers – Sebuah klinik yang menangani para pecandu Facebook telah dibuka di Aljazair. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah pengguna media sosial dicuci otak oleh kelompok-kelompok Islam ekstrem.

    Klinik yang terletak Kota Konstantin tersebut menawarkan program-program yang didesain khusus buat para pengguna media sosial.

    Klinik dibuka setelah terungkap ada sekitar 10 juta pengguna Facebook di Aljazair. Angka tersebut bertambah 10 persen setiap tahun.

    Direktur klinik, yang merupakan ilmuwan di bidang perkembangan manusia, Raouf Boqafa, khawatir dengan para pengguna Facebook yang rentan terhadap kelompok-kelompok Islam ekstrem, yang memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk merekrut anggota.

    Sesi konsultasi disediakan bagi para “pasien” di klinik ini dengan tujuan melepaskan warga dari ketergantungan terhadap Facebook.

    Menurut The New Arab, Boqafa ingin mengatasi “sihir biru” atau sihir yang ditimbulkan oleh Facebook dan Internet.

    Boqafa juga punya tim untuk mengatasi kecanduan terhadap narkoba, rokok, dan alkohol.

    “Ada bahaya dalam sikap kita yang memandang remeh kerusakan yang ditimbulkan oleh kecanduan terhadap Facebook dibandingkan dengan risiko kerusakan fisik yang disebabkan oleh narkoba,” kata Boqafa.

    “Tujuan klinik ini untuk mengurangi tiga efek kecanduan Facebook, yaitu efek psikologis, sosial, dan keamanan, yang biasa dialami orang-orang yang hidup di dunia maya.”

    DAILYMAIL | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.