Prancis: Sebelum EgyptAir Jatuh, Asap Muncul di Kabin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesedihan kerabat korban EgyptAir penerbangan MS 804 yang jatuh saat mengikuti pemakaman absensi massal di gereja Katedral, Kairo, Mesir, 22 Mei 2016. Investigator memastikan adanya asap yang terdeteksi di sejumlah bagian kabin tiga menit sebelum pesawat hilang dari radar. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

    Kesedihan kerabat korban EgyptAir penerbangan MS 804 yang jatuh saat mengikuti pemakaman absensi massal di gereja Katedral, Kairo, Mesir, 22 Mei 2016. Investigator memastikan adanya asap yang terdeteksi di sejumlah bagian kabin tiga menit sebelum pesawat hilang dari radar. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

    TEMPO.CO, Paris - Badan Keselamatan Perhubungan Udara Prancis mengatakan, EgyptAir MS804 yang jatuh di perairan Mediterania, Kamis, 19 Mei 2016, dengan 66 orang di dalamnya, menyampaikan pesan sinyal otomatis adanya asap di dalam kabin.

    "Ada pesan ACAR dari pesawat yang mengindikasikan ada asap dari dalam kabin sesaat sebelum data transmisi terputus," ujar juru bicara Biro Investigasi dan Analisis Prancis kepada kantor berita AFP, Sabtu, 21 Mei 2016.

    ACAR adalah sebuah sistem digital yang melaporkan dan mengkomunikasikan pesan pendek menghubungkan antara pesawat dan petugas darat.

    Dia menjelaskan, "Alat digital ini segera menerjemahkan dan mengetahui penyebab insiden Kamis, 19 Mei 2016, sepanjang kami tidak menemukan bangkai pesawat atau rekaman data penerbangan."

    Data penerbangan yang diterbitkan oleh situs Aviation Herald menunjukkan ada asap dari EgyptAir dengan nomor penerbangan 804 beberapa menit sebelum pesawat itu jatuh. "Kami menerima informasi ada asap keluar dari dalam toilet Airbus A320 sebelum jatuh," tulis situs web Aviation Herald.

    EgyptAir Airbus A320 terbang dari Paris menuju Kairo jatuh pada Kamis dinihari waktu setempat, 19 Mei 2016, sesaat setelah lepas dari wilayah udara Yunani.

    Menanggapi laporan rekaman asap yang berasal dari dalam pesawat, otoritas Mesir mengatakan mereka akan menyelidiki laporan tersebut. "Kami akan mendalami laporan tersebut," kata pejabat Kementerian Perhubungan Udara Mesir kepada kantor berita AFP. "Saat ini, saya belum bisa memberikan konfirmasi."

    ALJAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.