Pengadilan Mesir Hukum Mati Tiga Jurnalis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie bereaksi setelah mendengar keputusan pengadilan dari balik jeruji pengadilan di pinggiran Kairo, Mesir, 16 Juni 2015. Pengadilan juga memvonis mantan Presiden Mohamed Mursi dengan hukuman seumur hidup dalam kasus terpisah terkait konspirasi dengan kelompok asing. REUTERS/Asmaa Waguih

    Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie bereaksi setelah mendengar keputusan pengadilan dari balik jeruji pengadilan di pinggiran Kairo, Mesir, 16 Juni 2015. Pengadilan juga memvonis mantan Presiden Mohamed Mursi dengan hukuman seumur hidup dalam kasus terpisah terkait konspirasi dengan kelompok asing. REUTERS/Asmaa Waguih

    TEMPO.CO, Kairo - Pengadilan Mesir, Sabtu, 7 Mei 2016, menjatuhkan hukuman mati kepada tiga jurnalis dan tiga orang lain yang dituding mengganggu keamanan negara. Keputusan tersebut dikecam saluran televisi berbasis di Doha, Al Jazeera, sebagai sesuatu yang mengejutkan.

    Warga negara Yordania, Alaa Omar Sablan dan Ibrahim Mohammed Helal—keduanya bekerja untuk Al Jazeera, serta Asmaa Al Khateeb, reporter Rassad—sebuah televisi pro-Al Ikhwan Al Muslimun, dihukum in absentia.

    Kantor berita Reuters dalam pemberitaannya, Sabtu, 7 Mei 2016, menulis, hukuman yang dijatuhkan pengadilan itu adalah terbaru sejak penyerbuan terhadap markas Al Ikhwan Al Muslimun setelah militer mengambil alih kekuasaan dari Presiden Muhammad Mursi pada Juli 2013 menyusul unjuk rasa menentang kekuasaannya.

    Al Jazeera melaporkan, keputusan pengadilan Mesir itu mengejutkan dan menimbulkan kemarahan, seraya mendesak aksi internasional untuk menyelamatkan hak jurnalis membuat pemberitaan secara bebas.

    "Hukuman mati terhadap para jurnalis belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah media dunia, dan itu tikaman terhadap kebebasan berekspresi di dunia," bunyi pernyataan televisi satelit itu dalam laman website.

    Mursi; para pemimpin Al Ikhwan, tokoh populer yang terlibat dalam jatuhnya kekuasaan Husni Mubarak pada 2011; para aktivis sekuler; dan jurnalis telah dijatuhi hukuman mati oleh pemerintahan Abdel Fattah el-Sisi.

    REUTERS | CHOIRUL AMINUDDIN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.