Intelijen 'Triple Agent' Jerman Dibui 8 Tahun, Ini Sebabnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Markus R, mantan badan intelejen Jerman BND saat tiba dalam pengadilan tinggi di Munchen, Jerman, 17 Maret 2016. SVEN HOPPE/AFP/Getty Images

    Markus R, mantan badan intelejen Jerman BND saat tiba dalam pengadilan tinggi di Munchen, Jerman, 17 Maret 2016. SVEN HOPPE/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Munich- Seorang pria Jerman telah dijatuhi hukuman delapan tahun penjara oleh pengadilan Munich. Markus Reichel, nama pria itu, dituduh telah melakukan aktivitas spionase dan pengkhianatan.

    Seperti dikutip dari laman Time, Reichel adalah agen intelijen Jerman. Ia diketahui  membocorkan dokumen rahasia negaranya ke Amerika Serikat dan Rusia. Reichel menjalani peran seorang 'triple agent'.

    Reichel menyerahkan lebih dari 200 dokumen rahasia ke AS saat bekerja di ruang penyimpanan surat di Federal Intelligence Service Jerman sampai penangkapannya pada Juli 2014. Dia juga mengirim tiga file rahasia via email ke konsulat Rusia di Munich.

    Menurut Reichel,  menjadi triple agent disebabkan dirinya merasa tidak dihargai.

    Di setiap pesan yang dibocorkan ke Amerika dan Rusia, Reichel berupaya membuktikan kredibilitasnya dan meminta pekerjaan. Namun, aktivitasnya terpantau dan berhasil dicegah.

    Saat penangkapannya dua tahun lalu, hubungan AS dan Jerman tengah memburuk. Agen intelijen AS yang belakangan berperan sebagai whistle-blower Edward Snowden  ditemukan menjalani operasi pengintaian luas atas Jerman.

    TIME.COM | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.