Ledakan Bom Hantam Bus di Pakistan, 15 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian ledakan bom bunuh diri di Klinik Vaksinasi Polio di Quetta, Pakistan, 13 Januari 2016. Pemerintah setempat menduga kelompok militan bertanggung jawab atas serangan bom lantaran kelompok tersebut menentang program vaksinasi polio yang dianggap sebagai konspirasi barat untuk mensterilisasi anak-anak Pakistan. REUTERS

    Seorang petugas mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian ledakan bom bunuh diri di Klinik Vaksinasi Polio di Quetta, Pakistan, 13 Januari 2016. Pemerintah setempat menduga kelompok militan bertanggung jawab atas serangan bom lantaran kelompok tersebut menentang program vaksinasi polio yang dianggap sebagai konspirasi barat untuk mensterilisasi anak-anak Pakistan. REUTERS

    TEMPO.CO, Islamabad - Sebuah bom yang ditanam dalam bus yang membawa pegawai pemerintah meledak di utara Pakistan pada Rabu, 16 Maret 2016. Bom itu menewaskan sedikitnya 15 orang.

    "Lebih dari 30 orang luka-luka," kata Ajun Komisaris Besar Kashif Zulfiwar kepada Al Jazeera.

    Bus tersebut mengangkut sekitar 40 pegawai pemerintah dari Mardan ketika dihantam bom di dekat Sunehri Masjid di Peshawar. Kawasan itu tersibuk di barat daya kota dan kerap menjadi sasaran serangan Taliban Pakistan.

    Sebelumnya, pada 8 Maret 2016, terjadi serangan bom bunuh diri menewaskan 13 orang di luar gedung pengadilan di Charsadda di Provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, sekitar 30 kilometer dari Peshawar.

    Pakistan, terutama di daerah perbatasan, menjadi ladang pertempuran kelompok militan sejak 2004, ketika Taliban diusir oleh pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat dari Afganistan pada 2001.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.