Manny Pacquiao Hina LGBT, Perusahaan Nike Putuskan Kontrak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju dunia berkebangsaan Filipina, Manny Pacquiao menandatangai namamnya di papan Calon Integritas usai mengajukan sertifikat Pencalonan Senator di Mei 2016 di Manila, Filipina, 16 Oktober 2015. (AP Photo)

    Petinju dunia berkebangsaan Filipina, Manny Pacquiao menandatangai namamnya di papan Calon Integritas usai mengajukan sertifikat Pencalonan Senator di Mei 2016 di Manila, Filipina, 16 Oktober 2015. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Nike mengakhiri kontraknya dengan Manny Pacquiao setelah petinju itu menyatakan hubungan seks sesama jenis lebih buruk daripada binatang. Petinju 37 tahun itu kini berfokus memperebutkan kursi senat di Filipina.

    "Kami menemukan komentar Manny Pacquiao menjijikkan. Nike sangat menentang diskriminasi dalam bentuk apa pun serta memiliki sejarah panjang mendukung dan berdiri untuk hak-hak komunitas LGBT. Kami tidak lagi memiliki hubungan dengan Manny Pacquiao,” bunyi pernyataan yang dirilis perusahaan apparel asal Amerika itu, seperti dilansir The Guardian, Rabu, 17 Februari 2016.

    Pacquiao adalah penganut Kristen konservatif. Dia membuat pernyataan tersebut dalam sebuah video yang diunggah di situs pemilihan stasiun lokal TV5.

    "Apakah Anda melihat binatang kawin dengan sesama jenis? Hewan yang lebih baik, karena mereka dapat membedakan laki-laki dan perempuan. Jika laki-laki kawin dengan laki-laki dan perempuan kawin dengan wanita, mereka lebih buruk daripada binatang," ujar Pacquiao.

    Pacquiao yang merasa bersalah kemudian mem-posting sebuah kalimat lewat Instagram-nya bahwa ia hanya mengatakan kebenaran yang ada di Alkitab. Namun kemudian Pacquiao menulis di laman Facebook–nya bahwa ia "tidak mengutuk LGBT", tapi masih menyuarakan penentangannya terhadap pernikahan gay.

    Komedian gay paling populer di negara itu, Wakil Ganda, mem-posting tanda pagar #PrayForMannyPacquiao lewat akun Twitter-nya, yang memiliki 6,7 juta pengikut, sambil menyerang balik petinju tersebut.

    "Beberapa orang berpikir mereka bisa menilai orang seperti Tuhan hanya karena mereka telah menghadiri pertemuan doa dan membaca Alkitab. Senat membutuhkan pakar politik dan hukum, bukan nabi buta," tuturnya.

    THE GUARDIAN | ARIEF HIDAYAT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.