Human Error Penyebab Kecelakaan Kereta Terbesar di Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim medis mendekati gerbong kereta api yang bertabrakan di dekat Bad Aibling, Jerman, 9 Februari 2016. Kecelakaan ini terjadi di atas jalur single track yang berada di negara bagian Bavaria. Uwe Lein/dpa via AP

    Tim medis mendekati gerbong kereta api yang bertabrakan di dekat Bad Aibling, Jerman, 9 Februari 2016. Kecelakaan ini terjadi di atas jalur single track yang berada di negara bagian Bavaria. Uwe Lein/dpa via AP

    TEMPO.CO, Berlin - Kecelakaan kereta api di Bavaria, Jerman, pada pekan lalu yang menewaskan sedikitnya sebelas orang, menurut hasil investigasi kejaksaan, akibat kesalahan manusia alias human error. Menurut kejaksaan, insiden tersebut adalah kecelakaan terbesar di Jerman sejak 1998, Selasa, 16 Februari 2016.

    "Tim penyelidik kriminal kami berfokus pada masalah kesalahan manusia, bukan pada masalah kecelakaan kereta api," kata Wolfgang Giese dari kejaksaan dalam acara jumpa pers. "Dia tidak menjalankan gerbong pada line yang ditentukan oleh menara kontrol."

    Kereta yang membawa sekitar 150 penumpang mengalami kecelakaan saat melaju dengan kecepatan tinggi di 6 kilometer daerah antara kota spa Bad Aibling dan Kolbermoor, dekat perbatasan Austria.

    Dalam kecelakaan tersebut, tim penyelamat menemukan sepuluh mayat dari bangkai kereta pada Kamis pekan lalu. "Sedangkan korban tewas lain akibat mengalami luka serius," tulis Al Arbiya, Rabu, 17 Februari 2016. Menurut kepala kepolisian wilayah Rosenheim, Robert Kopp, sekitar 60 penumpang mengalami luka berat akibat peristiwa itu.

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.