Heboh, Alien Ditemukan di Rusia: Begini Bentuknya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fosil misterius diduga alien yang ditemukan di Rusia. Dailymail.co.uk

    Fosil misterius diduga alien yang ditemukan di Rusia. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan tengkorak yang sedikit menggelembung, tubuh memanjang dan kaki seperti cakar, benda itu tampak seperti makhluk dari film science-fiction, Alien.

    Penemuan, yang dilaporkan sebagai "penemuan atas tubuh alien kecil" di Rusia tersebut, telah membuat para ilmuwan yang kebingungan serta berupaya untuk mengidentifikasinya.

    Scott C. Waring, editor harian UFO Sightings, mengatakan tubuh kecil alien ini ditemukan di dekat sungai di Rusia dan tidak memiliki kemiripan dengan hewan yang pernah dikenal.

    "Ilmuwan Rusia bingung menentukan apa sesungguhnya benda itu dan mengatakan mereka harus menunggu hasil tes, yang mungkin (tes) DNA," kata Waring.

    Media setempat, seperti dikutip Daily Mail, 2 September 2015, mengklaim bahwa benda aneh itu ditemukan oleh dua warga di sebelah Sungai Kovashi di Kota Sosnovy Bor, Rusia, yang dibangun pada 1950 untuk melayani pembangkit listrik tenaga nuklir Leningrad.

    Pada awalnya mereka berpikir itu mungkin embrio ayam mutan. Namun para peneliti tampaknya telah membantah teori tersebut, demikian dilaporkan oleh The Daily Express.

    "Tampaknya bahwa tubuh ini bukan ikan atau unggas. Makhluk ini memiliki tengkorak misterius, tidak ada leher dan sayap," kata salah seorang ilmuwan yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari Daily Mail.

    Sementara seorang ahli biologi, Yegor Zadereev, dari Institut Biofisika di Krasnoyarsk juga mengatakan ia belum dapat memastikan apa sesungguhnya benda itu. "Studi ekstensif diperlukan untuk menentukan jenis makhluk atau organisme itu," ujar Zadereev.

    DAILY MAIL | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.