Gara-gara Typo, Percaya Tuhan Jadi Percaya Anjing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita menenun karpet di Herat, Afganistan, 17 Desember 2014. Aref Karimi/AFP/Getty Images

    Seorang wanita menenun karpet di Herat, Afganistan, 17 Desember 2014. Aref Karimi/AFP/Getty Images

    TEMPO.COFlorida - Gara-gara salah ketik alias typographical error (typo), sebuah karpet di kantor Sheriff Pinellas County Largo, Florida, menjadi tampak lucu. Pada karpet hijau bermotif logo resmi kantor sheriff tersebut terdapat tulisan “In Dog We Trust” atau “Kepada Anjing Kami Percaya”. 

    Seharusnya tulisan yang benar pada karpet itu adalah “In God We Trust” atau “Kepada Tuhan Kami Percaya” yang merupakan motto resmi pemerintah Amerika Serikat. Kesalahan penulisan “God” menjadi “Dog” yang membuat makna kalimat itu berubah total baru disadari orang-orang di kantor tersebut pada Rabu, 14 Januari 2015.

    “Padahal karpet itu sudah dipasang sejak berbulan-bulan lalu,” kata seorang deputi sheriff kepada Tampa Bay Times. Kantor sheriff tersebut lalu mengembalikan karpet itu kepada pabriknya untuk diperbaiki. Tapi, sebelum karpet itu diganti, foto typo pada karpet telanjur tersebar di laman Facebook resmi kantor sherrif.

    Banyak orang kemudian menyarankan agar kantor Sherrif Pinellas tidak membuang karpet yang salah itu. Mereka justru menganggap typo itu sangat lucu. “Mungkin ini terdengar aneh, tapi saya sangat mencintai anjing, dan karpet itu akan jadi alas tidur yang sangat bagus buat anjing saya," kata seorang pengguna Facebook. Pengguna lain berkomentar, “Karpet itu pasti sangat disukai unit K-9 (unit anjing kepolisian).”

    TAMPABAY.COM / TIME.COM / PRAGA UTAMA

    Baca juga: 
    Penyelam Lanjutkan Pencarian Korban Tragedi QZ8501
    Ketemu Budi Gunawan di Istana, Sutarman Bungkam
    Pendukung ISIS Retas Akun FB Maskapai Korea Utara
    Ahok Tiru Sistem Transportasi di Chicago


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.