Kebenaran Penembak Osama bin Laden, Diragukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert O'Neill, pensiunan pasukan elit A.S. Navy SEAL ini menyatakan dirinya sebagai orang yang menembak dan membunuh gembong Al-Qaeda, Osama bin Laden pada 2011. Ia terinspirasi untuk membuka identitasnya setelah bertemu dengan keluarga korban serangan 9/11. AP/Jacquelyn Martin

    Robert O'Neill, pensiunan pasukan elit A.S. Navy SEAL ini menyatakan dirinya sebagai orang yang menembak dan membunuh gembong Al-Qaeda, Osama bin Laden pada 2011. Ia terinspirasi untuk membuka identitasnya setelah bertemu dengan keluarga korban serangan 9/11. AP/Jacquelyn Martin

    TEMPO.CO, Washington- Anggota US Navy Seal tergabung dalam Team Six Matt Bissonenette, penulis bestseller menulis tentang penembakan terhadap Osama bin Laden, akan mempublikasikan buku kedua. Buku ini berisi pengalaman menjadi anggota Navy Seal. Namun, Rob O'Neill, satu nama lagi muncul ke publik, mengklaim dirinya menembak Osama bin Laden.

    Rob O'Neill, penembak yang tak disebutkan namanya (anonim) yang menjadi sumber di sejumlah artikel majalah sebagai orang yang mengarahkan tembakan fatal. Ia diwawancarai oleh kantor berita Fox News sebagai 'shooter' bulan lalu. Dia juga telah melakukan tur motivasi, memberikan seminar motivasi dan membuat banyak orang mengenalinya sebagai orang yang membunuh bin Laden.(Baca :Bocorkan Rahasia, Penembak Osama bin Laden Dihukum )

    Polemik terjadi karena kedua orang mantan anggota SEAL ini bukan orang yang pertama menaiki tangga, lalu mengarahkan tembakan fatal. Duel narasi keduanya dapat ditangkap sebagai saling fitnah dan disfungsi ini telah mengguncang ikatan prajurit. Sebagai mantan prajurit, mereka melanggar kode etik di bawah lampu ketenaran.

    "Dua orang berbeda menceritakan dua cerita berbeda dengan alasan berbeda," kata Matt Bissonnette saat wawancara dengan NBC News. Buku kedua dia, "No Hero", telah diluncurkan. "Apapun yang dia katakan, silakan. Saya tidak ingin ikut-campur," kata dia.

    Kedua orang ini menghadapi caci-maki dari rekan sejawat. Keduanya kini menjalani penyelidikan terkait cerita heroik yang mereka sebarkan. Matt diperiksa terkait dengan beberapa informasi rahasia yang ia tulis dalam bukunya. Dia meminta maaf karena tidak menjalani legal review terhadap buku itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.