Banjir di Maroko, 30 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan melintasi gerbang Bab el di Medina, Rabat, Maroko, 23 September 2014. REUTERS/Damir Sagol

    Wisatawan melintasi gerbang Bab el di Medina, Rabat, Maroko, 23 September 2014. REUTERS/Damir Sagol

    TEMPO.CO, Rabat - Banjir badang di Maroko selatan dilaporkan menewaskan sedikitnya 30 orang, sedangkan puluhan lainnya hilang. Penyebab air bah tersebut adalah hujan yang mengguyur di hampir seluruh wilayah negara termasuk kota wisata Marrakesh, Ahad, 23 November 2014.

    Selain melumat jiwa, banjir campur lumpur itu menghancurkan ratusan rumah, jalan raya, serta jalan tol terhambat akibat terblokir benda-benda yang tersebut banjir.

    Hujan badai di negeri itu juga menimpa kawasan Guelmim, Agadir, dan Ouarzazate. "Kami masih mencari korban hilang akibat tersapu banjir," ujar petugas setempat yang tak disebutkan namanya.

    Menurut laporan wartawan Brahim Boulid dari Guelmim, Ahad, 23 November 2014, jumlah korban tewas 31 orang, berikut delapan orang dari satu keluarga. "Mereka tewas saat kendaraan yang dikendarai tersapu banjir."

    Koran berbahasa Arab, Al Massae dan Al Ahdath menulis, "Jumlah korban meninggal mencapai 16 orang." Adapun kantor berita negara di Afrika Utara, MAP, melaporkan, "Setidaknya 14 orang hilang di Guelmim, 200 kilometer selatan Agadir."

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Terpopuler:
    Daftar Gebrakan Susi Sebulan Jadi Menteri
    Kenali 7 Tanda Wanita Mabuk Kepayang pada Pria
    Anies Baswedan: Kurikulum 2013 Prematur
    Interpelasi Jokowi, Ibas Pakai Alasan SBY
    Besok Jokowi Kembali Bertemu Ahok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.