Guy Scott Jadi Presiden Kulit Putih Pertama Zambia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Zambia Michael Sata berbicara di Gereja Katolik St Ignatius di Lusaka, Zambia, 25 September 2011. Sata meninggal dunia di usia 77 tahun setelah menjalani perawatan dari penyakit yang dideritanya. THOMAS NSAMA/AFP/Getty Images

    Presiden Zambia Michael Sata berbicara di Gereja Katolik St Ignatius di Lusaka, Zambia, 25 September 2011. Sata meninggal dunia di usia 77 tahun setelah menjalani perawatan dari penyakit yang dideritanya. THOMAS NSAMA/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Lusaka - Wakil Presiden Guy Scott akan menjadi Presiden Zambia menggantikan Michael Sata yang meninggal pada Selasa, 28 Oktober 2014, saat menjalani pengobatan penyakit yang tidak disebutkan di London. (Baca: Presiden Zambia Meninggal di Inggris)

    Scott akan menjadi kepala negara kulit putih pertama di Afrika sejak Frederik de Klerk menjadi  Presiden Afrika Selatan dari September 1989 hingga Mei 1994. Menurut laporan CNN, Kamis, 30 Oktober 2014, Scott akan menjadi Presiden Zambia hingga pemilihan presiden yang baru digelar sekitar 90 hari mendatang.

    Tidak jelas apakah Scott bisa mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilu mendatang. Sebab, dalam konstitusi Zambia, seorang presiden harus memiliki orang tua kelahiran Zambia, sedangkan Scott tidak. Ayahnya adalah warga Skotlandia.

    Scott lahir pada 1944 di Livingstone, wilayah Rhodesia, yang kini berubah nama menjadi Zambia setelah kemerdekaannya atas Inggris. Pria lulusan University of Cambridge dan University of Sussex ini terjun ke dunia politik pada 1990.

    ANINGTIAS JATMIKA | CNN

    Terpopuler

    Aliran Lahar Gunung Kilauea Hawaii Semakin Meluas
    Warga Israel dan Palestina Tak Boleh Satu Bus 
    Jaga Perbatasan, Mesir Gusur Rumah Pengungsi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?