Imbas Topan Hudhud, 100 Pendaki Himalaya Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Nepal mengevakuasi korban salju longsor di Thorang-La, Annapurna, Nepal, 15 Oktober 2014. REUTERS/Nepal Army

    Tentara Nepal mengevakuasi korban salju longsor di Thorang-La, Annapurna, Nepal, 15 Oktober 2014. REUTERS/Nepal Army

    TEMPO.CO, Kathmandu - Regu penyelamat Nepal pada Kamis, 16 Oktober 2014, masih terus berusaha mencari para pendaki Himalaya yang hilang kontak akibat badai salju yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini.

    Dilansir dari Channel News Asia, pejabat setempat mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menemukan 32 mayat. Sebanyak 24 di antaranya ditemukan di lokasi populer, Annapurna. Lima orang lainnya ditemukan tewas tertimbun longsoran di basecamp pendakian, sedangkan tiga lainnya tewas saat menggembala yak.

    Wilayah Himalaya yang berada di Nepal mendapat imbas cuaca buruk yang dipicu ujung ekor topan Hudhud, yang sebelumnya menewaskan puluhan orang di India. Padahal wilayah ini tengah padat dikunjungi wisatawan.

    Ganesh Rai, pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas upaya penyelamatan, mengatakan hingga saat ini tim penyelamat sudah berhasil menyelamatkan 43 pendaki yang sempat terdampar.

    “Banyak orang yang belum ditemukan. Kami hanya mendaftar warga asing–sekitar 168 wisatawan. Namun beberapa warga Nepal juga bisa saja terjebak di sana,” ujar Rai. (Baca: Menguak Misteri Letusan Dadakan Gunung Ontake)

    ANINGTIAS JATMIKA | CHANNEL NEWS ASIA

    Terpopuler

    Jokowi Jadi Cover Majalah Time 
    Soal ISIS, AS dan Rusia Berbagi Info Intelijen 
    Anggota Parlemen Irak Tewas Dibom  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.