Rekonstruksi Gaza Dapat Sumbangan Rp 65 Triliun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bocah Palestina menaiki kereta kuda untuk kembali ke rumahnya di kawasan pemukiman Shejaiya, Gaza, 27 Agustus 2014.  Setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel-Palestina tercapai, ribuan warga kembali ke rumahnya masing-masing. MAHMUD HAMS/AFP/Getty Images

    Sejumlah bocah Palestina menaiki kereta kuda untuk kembali ke rumahnya di kawasan pemukiman Shejaiya, Gaza, 27 Agustus 2014. Setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel-Palestina tercapai, ribuan warga kembali ke rumahnya masing-masing. MAHMUD HAMS/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Kairo - Porak-porandanya Kota Gaza seusai pertempuran antara Israel dan Hamas pada Juli lalu membuat sejumlah negara sepakat menghimpun bantuan dana untuk membangun kembali wilayah tersebut.

    Dilansir dari BBC, Senin, 13 Oktober 2014, dalam sebuah konferensi internasional penggalangan dana untuk Gaza yang diselenggarakan di Kairo, Mesir, sejumlah negara penyumbang berhasil mengumpulkan US$ 5,4 miliar (atau sekitar Rp 65,9 triliun). (Baca: Lembaga Kemanusiaan Indonesia Bantu Nelayan Gaza)

    Jumlah yang diumumkan Menteri Luar Negeri Norwegia, Boerge Brende, tersebut melampaui US$ 4 miliar yang diminta Otoritas Palestina.

    “Ini merupakan sebuah terobosan besar, sinyal penting solidaritas bagi rakyat Palestina secara umum dan orang-orang yang sangat menderita di Gaza secara khusus,” ujarnya.

    Setengah dari dana tersebut, kata Brende, akan dialokasikan untuk rekonstruksi di Gaza. Namun, dia tidak menyebutkan secara rinci ke mana sisa dana akan disalurkan. (Baca: PBB Akan Bangun Kembali Jalur Gaza)

    Dalam konferensi yang diadakan pada Ahad, 12 Oktober 2014 itu, Qatar berjanji akan menggelontorkan US$ 1 miliar (Rp 12,2 triliun), Amerika Serikat US$ 212 juta (Rp 2,5 triliun), Uni Emirat Arab dan Turki masing-masing US$ 200 juta (Rp 2,4 triliun), sementara Uni Eropa US$ 568 juta (Rp 6,9 triliun).

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    ISIS Ingin Dirikan Negara Islam di Vatikan 
    Separuh Kobane Sudah Dikuasai ISIS 
    Pedofil Australia Sering Kirim Uang ke Indonesia  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.