Obama Berharap Inggris-Skotlandia Tetap Bersatu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. AP/Jacquelyn Martin

    Barack Obama. AP/Jacquelyn Martin

    TEMPO.CO, Washington - Hari ini, nasib Skotlandia terkait dengan pemisahan negaranya dengan Inggris akan ditentukan lewat pengambilan suara. Banyak pihak yang menyayangkan keputusan itu, karena perserikatan Skotlandia dan Inggris sudah terjalin selama 360 tahun. Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun ingin Skotlandia dan Inggris tetap menjadi satu. (Baca: Beckham Minta Skotlandia Tetap di Inggris Raya)

    "Inggris merupakan mitra yang luar biasa bagi Amerika dan kekuatan bagi dunia yang tidak stabil. Saya berharap mereka (Inggris dan Skotlandia) tetap kuat dan bersatu," ciut Obama lewat akun Twitter-nya, seperti dilansir USA Today, Rabu, 17 September 2014.

    Sekretaris Gedung Putih Josh Earnest mengatakan pemungutan suara adalah hak rakyat Skotlandia, apa pun keputusannya. Namun, sepaham dengan Obama, Earnest juga berharap Skotlandia dan Inggris tetap bersatu. (Baca: PM Inggris Bujuk Skotlandia Tolak Pemisahan).

    "Saya menghormati keputusan rakyat Skotlandia untuk memberikan suara tanpa campur tangan orang lain. Tapi, seperti yang dikatakan Presiden, kami ingin melihat Inggris dan Skotlandia tetap bersatu dan menjadi mitra yang efektif," ujar Earnes.

    Rencana pemisahan diri dari Inggris telah disampaikan oleh Perdana Menteri Skotlandia Alex Salmond pada akhir November lalu. Dalam sebuah dokumen setebal 670 halaman dijabarkan secara rinci berbagai hal tentang pemisahan diri, termasuk mata uang, sistem perpajakan, dan kesejahteraan rakyat.

    RINDU P. HESTYA | USA TODAY

    Berita Lain:
    Melawan ISIS, AS Bakal Kerahkan Pasukan Darat 
    Pria Terkaya Rusia Dikurung di Dalam Rumah 
    Prancis Larang Masuk Warga dari 'Negara Teroris'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.