Protes Gaza, Aktivis AS Blok Kargo dari Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tank tentara Israel berkonvoi meninggalkan jalur Gaza menuju Israel, 5 Agustus 2014. (THOMAS COEX/AFP/Getty Images)

    Sejumlah tank tentara Israel berkonvoi meninggalkan jalur Gaza menuju Israel, 5 Agustus 2014. (THOMAS COEX/AFP/Getty Images)

    TEMPO.CO, California – Kemarahan  atas serangan Israel di Jalur Gaza terjadi di berbagai wilayah, termasuk di California, Amerika Serikat. Sebagai bentuk protes atas tindakan Israel terhadap warga Gaza, ribuan pengunjuk rasa memblokade sebuah kapal kargo Israel yang tengah melakukan aktivitas bongkar-muat di Oakland, California, pada Sabtu, 16 Agustus 2014.

    Mengutip laporan Al Jazeera hari ini, protes yang melibatkan 3.000-5.000 orang tersebut merupakan bagian dari serangkaian tindakan yang direncanakan aktivis dari AS dan Kanada di Pantai Barat Amerika.

    “Palestina memanggil kami untuk bertindak! Buruh Palestina dan Federasi Serikat Pekerja Palestina telah meminta pekerja di seluruh dunia untuk menolak berurusan dengan barang-barang Israel,” tulis selebaran yang mereka bagikan. (Baca: PBB Akan Selidiki Kejahatan Perang Israel di Gaza)

    Blokade ini menargetkan sebuah perusahaan pelayaraan kargo Israel, Zim Integrated Shipping Services Ltd. Menurut para aktivis, jika berhasil, blokade ini secara efektif akan mengunci pelayaran komersial Israel dari Pantai Barat AS dan Kanada.

    Protes serupa juga akan berlangsung di Seattle, Tacoma, Vancouver, dan Washington, DC, pada Rabu mendatang. (Baca: Keluarga Mandela Dukung Palestina)

    ANINGTIAS JATMIKA | AL JAZEERA

    Terpopuler

    Tolak Baiat ISIS, 700 Warga Sheitat Dipenggal 
    Sebut ISIS Produk Zionis, Pejabat Belanda Diskors
    Ukraina Bombardir Konvoi Kendaraan Rusia  

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.