Wanita Ini Jual Jasa Prostitusi di Perpustakaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi. Sabotagetimes.com

    Ilustrasi prostitusi. Sabotagetimes.com

    TEMPO.CO, New Hampshire – Seorang wanita berusia 20-an ditangkap karena bekerja sebagai pelacur di sebuah perpustakaan di New Hampshire, Amerika Serikat. Wanita yang tidak disebutkan namanya ini diduga menawarkan jasa prostitusi kepada pembaca dengan mengirimkan pesan ketika mereka sedang menggunakan fasilitas browsing readers di perpustakaan ini.

    Dikutip dari laman Web Orange.co.uk, aksi wanita ini diketahui setelah seorang polisi menyamar sebagai pengunjung perpustakaan. Benar saja, ia langsung mendekati sang polisi dan memberikan catatan khusus yang berisi penawaran jasa seks dengan imbalan US$ 60 atau senilai Rp 700 ribu.

    Atas perbuatannya ini, ia langsung ditangkap. Salah seorang pengunjung, yang berprofesi sebagai guru, begitu prihatin pada kasus ini. “Saya cukup terkejut karena banyak anak-anak yang datang ke sini,” katanya.

    Ini bukan kontroversi prostitusi di perpustakaan yang pertama kali terjadi. Pada tahun lalu, seorang pria ditangkap karena membukukan iklan yang menawarkan jasa prostitusi di perpustakaan.

    ANINGTIAS JATMIKA | WEB ORANGE

    Terpopuler

    Indonesia Belum Berencana Evakuasi KBRI Bagdad 
    ISIS yang Ambil Alih Kota di Irak, Siapa Mereka? 
    Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Ukraina  

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.