Jembatan 'Gembok Cinta' Paris Ambruk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana jembatan Pont des Arts yang dipenuhi oleh gembok di atas Sungai Seine, Paris (13/2). Pont des Arts, sebuah jembatan penyeberangan yang melintasi Sungai Seine, yang romantis dipilih oleh pecinta untuk melampirkan kunci cinta mereka. REUTERS/Charles Platiau

    Suasana jembatan Pont des Arts yang dipenuhi oleh gembok di atas Sungai Seine, Paris (13/2). Pont des Arts, sebuah jembatan penyeberangan yang melintasi Sungai Seine, yang romantis dipilih oleh pecinta untuk melampirkan kunci cinta mereka. REUTERS/Charles Platiau

    TEMPO.CO, Paris – Sebuah jembatan di Paris, Prancis, yang terkenal dengan "gembok cinta"-nya kembali dibuka setelah sempat ditutup karena salah satu pagarnya ambruk akibat keberatan gembok pada Ahad malam waktu setempat, 8 Juni 2014.

    Dikutip dari BBC hari ini, bagian pagar sepanjang 2,5 meter yang runtuh telah diganti dengan lempengan kayu. “Dua pagar yang jatuh sudah diganti dengan lempengan kayu untuk sementara,” kata Bruno Julliard, Wakil Wali Kota Paris.

    Ribuan orang mendatangi Jembatan Ponts des Arts setiap tahun. Mereka, yang sebagian besar merupakan pasangan kekasih, menaruh gembok di sisi pagar, sementara kunci gembok akan dibuang ke Sungai Seine yang mengalir di bawahnya. Mereka percaya hal ini bisa membuat tali cinta pasangan menjadi langgeng.

    Namun tradisi gembok cinta di jembatan sepanjang 155 meter yang menghubungkan Palais du Louvre dan Institut de France mulai mendapat kecaman dari beberapa pihak yang merasa tradisi ini sudah dirusak. Di sisi lain, gembok cinta telah menjadi peluang bisnis bagi produsen gembok yang memproduksi gembok berbentuk hati.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC | EURONEWS

    Berita Lain:
    Valid, Surat Rekomendasi Pemecatan Prabowo
    Jawab Roy Suryo via BBM, Ahok: Bro Kenapa Somasi?
    Jokowi: Wiji Thukul Harus Ditemukan
    Polisi: Pemerkosaan Mahasiswa Malaysia Rekayasa
    Takmir Masjid Sesalkan Isi Pengajian Jafar Umar
    Debat Capres Masih Gunakan Strategi 5-3-2
    Klaim Lihat MH370, Pekerja Kilang Minyak Dipecat

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.