Hilang di Atlantik, Pelaut Inggris Belum Ditemukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah awak kapal Angkatan Laut Inggris, HMS Daring berjalan usai menerima sambutan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (17/1). Kapal perang tersebut berada di Jakarta untuk memperkenkan Kapal perang tipe 45 dan untuk membangun hubungan militer dan perdagangan antara Indonesia dan Inggris. TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah awak kapal Angkatan Laut Inggris, HMS Daring berjalan usai menerima sambutan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (17/1). Kapal perang tersebut berada di Jakarta untuk memperkenkan Kapal perang tipe 45 dan untuk membangun hubungan militer dan perdagangan antara Indonesia dan Inggris. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.COAtlantik – Sudah hampir seminggu belum ada tanda-tanda mengenai keberadaan empat pelaut Inggris yang hilang di Atlantik sejak Jumat, 16 Mei 2014 lalu. Operasi pencarian yang dilakukan pesawat dan kapal penyelamat dari Amerika, Kanada, dan Inggris belum juga membuahkan hasil.

    “Sayangnya kami tidak menemukan tanda-tanda apa pun, termasuk rakit penyelamat, orang di dalam air, perahu layar, dan puing apa pun,” kata Kapten Anthony Popeil dari US Coast Guard dalam sebuah konferensi pers di Boston, Rabu, 21 Mei 2014, seperti dikutip Reuters.

    Tim gabungan ini sudah menyusuri wilayah seluas 23.300 kilometer persegi di area sejauh 1000 mil dari Cape Cod, Massachusetts. Pencarian sempat dihentikan pada Ahad kemarin karena kondisi yang berbahaya. Hingga kini belum ada keputusan apakah pencarian akan ditangguhkan. Namun yang jelas, mereka masih akan terus melakukan pencarian, sesuai dengan permintaan pemerintah Inggris.

    Para anggota awak kapal pesiar Cheeli Rafiki dilaporkan hilang pada Jumat kemarin. Mereka tengah dalam perjalanan kembali ke Inggris dari sebuah acara berlayah di Antigua, Karibia. Nasib keempat pelaut ini telah mendominasi televisi dan surat kabar Inggris. Doa dan dukungan terus mengalir untuk keempatnya dan juga untuk keluarga mereka.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS


    Berita lain:

    Jika Terpilih, Prabowo Boleh Masuk Amerika Serikat
    Taliban Pakistan Culik Turis Cina di Perbatasan
    Pendidikan Mengubah Wajah Finlandia

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.