Hillary Clinton Dilempar Sepatu Saat Pidato

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hillary Clinton bergurau mengenai kejadian pelemparan benda ke arahnya saat akan berpidato di sebuah konferesi di Institute of Scrap Recycling Industries, Las Vegas, Nevada (10/4). (AP Photo/Las Vegas Review-Journal, David Becker)

    Hillary Clinton bergurau mengenai kejadian pelemparan benda ke arahnya saat akan berpidato di sebuah konferesi di Institute of Scrap Recycling Industries, Las Vegas, Nevada (10/4). (AP Photo/Las Vegas Review-Journal, David Becker)

    TEMPO.CO, Las Vegas - Seorang wanita melempar suatu benda ke arah mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton. Benda yang mirip sepatu itu dilempar oleh wanita tak dikenal saat Clinton sedang berpidato dalam acara Institute of Scrrap Recycling Industries, Kamis, 10 April 2014, di Mandalay Bay Hotel-Casino, Las Vegas.

    Insiden itu terjadi saat Clinton baru saja menaiki panggung. Beruntung benda itu hanya nyaris mengenai tubuhnya. Clinton mengelak ke arah yang berlawanan.

    "Apakah seseorang melemparkan sesuatu padaku? Apakah itu bagian dari Cirque de Soleil (sebuah perusahaan hiburan di Kanada yang sering menayangkan sirkus dan hiburan jalanan)?" kata Clinton, seperti dilansir situs AP, Jumat, 11 April 2014.

    Ilen Rosen, saksi yang duduk di barisan ketiga, mengatakan ia melihat suatu objek berwarna jingga dilempar dari gang samping tempat ia duduk. "Wanita itu berjalan menyusuri lorong hingga sekitar enam baris dari depan saat ia melempar sesuatu. Wanita itu kemudian berbalik, meletakkan kedua tangannya di udara, dan berjalan menuju bagian belakang ruangan sebelum petugas keamanan menangkapnya," kata Rosen.

    Wanita yak tak dikenal itu berhasil diamankan dan pihak berwenang akan mengenakan hukuman padanya. Objek itu sudah diamankan oleh petugas.

    Seorang peserta kemudian menyerahkan selembar kertas yang diselipkan di sepatu itu kepada petugas. Setelah diidentifikasi, surat itu adalah salinan dari Departemen Pertahanan berlabel rahasia yang merujuk pada operasi "Cynthia" di Bolivia bertanggal Agustus 1967.

    RINDU P HESTYA | AP

    Berita Lain:
    Pemilu Indonesia di Mata Dunia
    Alaska Tuntut Bergabung dengan Rusia
    Peti Mati Zaman Firaun Ditemukan di Israel
    Rusia Akhiri Kerja Sama Siaran dengan VOA
    AS: Milisi Ansar Bayt Teroris Internasional


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.