Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rusia Resmi Akui Crimea Jadi Negara Republik  

image-gnews
Sejumlah warga pro-Rusia merayakan kemenangan di Lenin Square, Simferopol, Ukraina (16/3). Kembang api meledak dan bendera Rusia berkibar di atas kerumunan gembira Minggu setelah warga di Crimea secara aklamasi untuk lepas dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia. AP/Ivan Sekretarev
Sejumlah warga pro-Rusia merayakan kemenangan di Lenin Square, Simferopol, Ukraina (16/3). Kembang api meledak dan bendera Rusia berkibar di atas kerumunan gembira Minggu setelah warga di Crimea secara aklamasi untuk lepas dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia. AP/Ivan Sekretarev
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin resmi mengakui Crimea sebagai negara republik berdaulat. Pengakuan itu dituangkan dalam keputusan yang ditandatangani Putin pada hari Senin, 17 Maret 2014. "Kami mengakui Republik Crimea sebagai negara berdaulat dan merdeka," kata Putin, dalam pernyataan persnya yang diterima Tempo dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Selasa, 18 Maret 2014.  

Putin kemudian mengatakan bahwa Kota Sevostopol memperoleh status istimewa. Sebelumnya, Sevostopol merupakan ibu kota daerah otonomi khusus Crimea di Ukraina. (Baca:95,5 Persen Pemilih Crimea Ingin Gabung Rusia)

Selain membuat pernyataan pengakuan atas Crimea, Putin juga telah menyetujui draf perjanjian yang memasukkan Crimea sebagai bagian dari Federasi Rusia. "Menegaskan, Rusia berencana memasukkan wilayah Ukraina di selatan sebagai bagian dari Rusia," begitu pernyataan dari Kremlin, kantor Putin, Selasa, 18 Maret 2014. Putin dipastikan segera akan menandatangani perjanjian itu dengan pemimpin baru Crimea.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Referendum digelar pada Minggu, 15 Maret 2014 dan diikuti sekitar 1,5 juta penduduk Crimea. Sekitar 95,5 persen pemilih memilih jadi negara merdeka dan bergabung dengan Rusia. Ukraina tidak mengakui hasil referendum ini. Amerika Serikat dan Uni Eropa menuding Rusia menganeksasi Crimea, wilayah Ukraina. (Baca:Pejabat Top Rusia dan Crimea Dilarang Masuk Eropa)

 

REUTERS | MARIA RITA HASUGIAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Presiden Brasil Akan Undang Vladimir Putin ke KTT G20

3 hari lalu

Mantan Presiden Brazil, Lula da Silva. Sumber: CNN.com
Presiden Brasil Akan Undang Vladimir Putin ke KTT G20

Presiden Brasil Ingin mengundang Vladimir Putin ke KTT G20 di Brasil meski terbit surat penahanan dari ICC terhadap Putin.


Putin akan Bertemu Pemimpin Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Iran

3 hari lalu

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin selama pembukaan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina 30 November 2018. [Twitter @spagov]
Putin akan Bertemu Pemimpin Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Iran

Putin jarang bepergian ke luar negeri dalam beberapa tahun terakhir, dan kebanyakan ke negara-negara bekas Uni Soviet.


Vladimir Putin Ingin Tambah Jumlah Tentara Rusia

6 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri konferensi pers bersama dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Moskow, Rusia 15 Februari 2022. Sputnik/Sergey Guneev/Kremlin via REUTERS/File Foto
Vladimir Putin Ingin Tambah Jumlah Tentara Rusia

Vladimir Putin ingin meningkatkan jumlah angkatan bersenjata negara itu sampai 170 ribu anggota.


Rusia Kirim Gandum Gratis ke Negara-negara Afrika

6 hari lalu

Sebuah tongkang yang membawa gandum Ukraina ditambatkan untuk dibongkar di terminal gandum COMVEX di pelabuhan Constanta, di Constanta, Rumania, 1 Agustus 2022. Foto Inquam/George Calin via REUTERS
Rusia Kirim Gandum Gratis ke Negara-negara Afrika

Setelah menarik diri dari kesepakatan Black Sea Grain Initiative, Rusia memutuskan mengirimkan sendiri gandum ke negara-negara miskin di Afrika


Putin jelang Pilpres Rusia: Barat Jangan Ikut Campur

9 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara pada upacara pembukaan Forum Sabuk dan Jalan (BRF), untuk memperingati 10 tahun Inisiatif Sabuk dan Jalan di Aula Besar Rakyat di Beijing, 18 Oktober 2023. REUTERS/Edgar Su/ Berkas Foto
Putin jelang Pilpres Rusia: Barat Jangan Ikut Campur

Presiden Vladimir Putin memperingatkan negara-negara Barat menjelang pemilu Rusia pada Maret 2024.


Putin: Kita Harus Berpikir untuk Menghentikan 'Tragedi' Perang di Ukraina

15 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri KTT virtual G20 melalui tautan video di Moskow, Rusia, 22 November 2023. Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS
Putin: Kita Harus Berpikir untuk Menghentikan 'Tragedi' Perang di Ukraina

Ini adalah salah satu pernyataan Putin yang paling tenang tentang konflik di Ukraina.


3 Negara Pemilik Senjata Nuklir yang Menentang Israel

50 hari lalu

Presiden Republik Rakyat China Xi Jinping (pertama dari kanan), Presiden Rusia Vladimir Putin (kedua dari kanan), dan Presiden Indonesia Joko Widodo / Jokowi (ketiga dari kanan). Forum internasional Belt and Road 2017. Foto: Kantor Pers dan Informasi Kepresidenan Rusia, Wikimedia Commons.
3 Negara Pemilik Senjata Nuklir yang Menentang Israel

Di tengah panasnya konflik Israel-Palestina, sejumlah negara menentang tindakan Israel, termasuk negara pemilik senjata nuklir.


Vladimir Putin: Xi Jinping Adalah Pemimpin Sejati

52 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri resepsi di Kremlin di Moskow, Rusia, 21 Maret 2023. Sputnik/Pavel Byrkin/Kremlin via REUTERS
Vladimir Putin: Xi Jinping Adalah Pemimpin Sejati

Presiden Putin menganggap Presiden China Xi Jinping sebagai salah satu pemimpin dunia yang dihormati.


Putin: Pernyataan AS akan Berperang Melawan Rusia dan Cina adalah Omong Kosong

53 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato video pada kesempatan Hari Pemuda di Moskow, Rusia, dalam gambar ini dirilis 24 Juni 2023. Sputnik/Gavriil Grigorov/Kremlin via REUTERS
Putin: Pernyataan AS akan Berperang Melawan Rusia dan Cina adalah Omong Kosong

Menurut Putin, jika Rusia berperang melawan Amerika Serikat, tingkatnya akan berbeda dari perang di Ukraina dan bukan lagi operasi militer khusus.


Begini Vladimir Putin Gambarkan Sosok Presiden Xi Jinping

53 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping menghadiri pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Maret 2023. Layanan Pers/Handout Kepresidenan Rusia via REUTERS
Begini Vladimir Putin Gambarkan Sosok Presiden Xi Jinping

Vladimir Putin melihat Xi Jinping sebagai seorang pemimpin sejati karena tindakan-tindakan bersifat jangka panjang, bukan berdasarkan situasi sesaat.