Banyak Perkosaan, India Ciptakan Pistol Wanita

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pistol jenis revolver milik Kepala Polsek Moenamani Aiptu Martin Marpaung yang hilang saat perusakan dan pembakaran Polsek Kamuu Moenamani, Kabupaten Dogiyai, Papua, 13 April lalu. Foto: Cunding Levi

    Pistol jenis revolver milik Kepala Polsek Moenamani Aiptu Martin Marpaung yang hilang saat perusakan dan pembakaran Polsek Kamuu Moenamani, Kabupaten Dogiyai, Papua, 13 April lalu. Foto: Cunding Levi

    TEMPO.CO, New Delhi - Sebuah pabrik persenjataan di negara bagian utara India, Uttar Pradesh telah membuat senjata pertama yang dirancang khusus untuk perempuan, Senin 13 Januari 2014. India merupakan negara yang miliki kejahatan pemerkosaan cukup besar. Sehingga, senjata itu diharapkan mampu melindungi perempuan India untuk membela diri.

    The Times of India menyebutkan pistol itu berjenis revolver yang disebut Nirbheek. Senjata itu memiliki berat hanya setengah kilogram dan dijual seharga 122.350 rupe atau sekitar Rp 23,5 juta. Pistol ini mampu menampung enam peluru dalam selosongnya.

    Dengan ukuran ringkas dan ringan itu akan mempermudah senjata ini dimasukan dalam tas wanita. Sejak diluncurkan pada 6 Januari 2014 telah dipesan lebih dari 20 buah dan mendapat pertanyaan dari 80 calon konsumen. "Sebanyak 80 persen adalah perempuan," kata Abdul Hameed, General Manager Indian Ordnance Factory, pabrik pembuat pistol itu, Senin 13 Januari 2014.

    Senjata ini dibuat setelah terinspirasi dari peristiwa pemerkosaan dengan korban Nirbhaya pada Desember 2012. Saat itu, peristiwa ini sangat mengemparkan publik India. "Ini adalah penghargaan untuk korban Nirbhaya. Setidaknya kaum perempuan dapat memerangi pelecehan di angkutan umum setiap hari," kata Hameed.

    ASIAONE | EKO ARI

    Baca juga:
    Lukisan Renoir Dijual Rp 85 Ribu di Pasar Loak
    Penumpang Ini Rekam Kecelakaan Pesawat dari Kabin
    Bandara Bangkok Antisipasi Aksi 'Shutdown' Besok 
    Bangkok Mulai Dikepung Demonstran, Mal Tutup Awal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.