Musik yang Membantu Mandela Bebas dari Penjara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelson Mandela (kiri) dan istrinya Winnie keluar dari penjara Victor Verster dekat Cape Town, Afrika Selatan, setelah presiden Afrika Selatan, FW de Klerk, membebaskannya pada 11 Febuari 1990. REUTERS/Juda Ngwenya

    Nelson Mandela (kiri) dan istrinya Winnie keluar dari penjara Victor Verster dekat Cape Town, Afrika Selatan, setelah presiden Afrika Selatan, FW de Klerk, membebaskannya pada 11 Febuari 1990. REUTERS/Juda Ngwenya

    TEMPO.CO, Jakarta - Bebasnya Nelson Rolihlahla Mandela dari penjara tahun 1990 silam ternyata tak lepas dari peran dunia musik. Adalah The Special AKA yang berinisiatif untuk menciptakan sebuah lagu yang terinspirasi dari perjuangan Mandela. Grup musik asal Inggris itu pun membuat lagu yang berjudul Free Nelson Mandela.

    Seperti dikutip dari CNN, lagu tersebut diperkenalkan kepada publik saat mereka merilisnya sebagai single tahun 1984, tepat saat Mandela berulang tahun ke-65. Masyarakat pun saat itu bertanya-tanya, siapakah Mandela? Soalnya, nama pemimpin anti-aphartheid di Afrika Selatan itu memang belum terlalu dikenal di dunia.

    Ketidaktahuan publik mungkin bisa dibilang wajar. Sang penulis lagu, Jerry Dammers, yang juga salah satu pendiri The Special AKA, juga mengaku hanya tahu sedikit soal Mandela. “Saya tidak tahu soal Nelson Mandela meskipun saya tahu soal anti-aphartheid, dan dia adalah ikon seluruh perjuangan itu,” kata dia kepada CNN.

    Tapi setelah lagu itu muncul, masyarakat dunia pun seolah disadarkan bahwa ada seorang pejuang anti-politik warna kulit sudah dipenjara selama puluhan tahun. Lagu Free Nelson Mandela pun langsung masuk ke-10 besar tangga lagu di Inggris Raya. Lagu itu juga terbukti efektif memberikan pembelajaran soal perjuangan Mandela.

    Sebenarnya, Free Nelson Mandela bukan aksi dukungan secara terbuka pertama bagi kelompok anti-aphartheid. Tercatat tahun 1960 The Beatles, The Rolling Stones, dan The Walkers Brothers menyerukan aksi boikot terhadap Afrika Selatan saat terjadi pembantaian oleh pemerintah Afsel terhadap aktivis anti pembedaan warna kulit yang dikenal sebagai Sherpeville Massacre (Pembantaian di Sherpeville). (baca juga: 7 Lagu yang Terinpirasi Mandela)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.