Produser Hollywood Mengaku Jadi Mata-mata Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amira Arnon. Foto: picasaweb.google.com

    Amira Arnon. Foto: picasaweb.google.com

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Produser Hollywood Arnon Milchan, mengaku menjadi mata-mata Israel. Pengakuan ini menjadi jawaban atas tudingan bertahun-tahun yang menyatakan bahwa dirinya mempunyai kehidupan ganda.

    Milchan adalah pengusaha kelahiran Israel yang berada di belakang layar film laris, seperti Pretty Woman, Fight Club, dan LA Confidential. Dalam pengakuannya dia mengatakan selama bertahun-tahun dirinya menjadi mata-mata Israel.

    Dalam wawancara jarak jauh yang disiarkan televisi Israel, Channel 2, pada Senin, 25 November 2013, Milchan menceritakan dengan detail kegiatan klandestinnya. Pria 68 tahun tersebut mengaku terlibat secara khusus bagaimana dia membantu membeli teknologi untuk Israel yang diduga diperlukan untuk mengoperasikan bom nuklir.

    "Saya melakukannya untuk negara saya dan saya bangga mengerjakannya," kata Milchan yang pernah menjadi pengusaha pupuk di Israel sebelum pindah ke Hollywood, seperti dilansir News.com.au, Selasa, 26 November 2013. Setelah berada di negara Abang Sam, Milchan mengaku melanjutkan pekerjaan bawah tanahnya sambil mempertahankan hubungan dekatnya dengan pemimpin-pemimpin Israel.

    Berdasarkan biografi tak resmi yang dipublikasikan dua tahun lalu, Milchan disebutkan bekerja untuk Lekem, biro hubungan ilmiah Israel yang kini tak lagi berfungsi. Di situ dia bekerja mendapatkan informasi untuk program pertahanan rahasia. Biro itu dibubarkan pada 1987 sebagai akibat terungkapnya skandal mata-mata yang dilakukan Jonathan Pollard. Pollard adalah analis intelijen sipil untuk US Navy yang divonis penjara seumur hidup karena membocorkan rahasia ke Israel.

    Ternyata Milchan tidak sendirian di Hollywood. Sutradara dan produser Sydney Pollack juga diduga terlibat dalam pembelian senjata dan peralatan militer untuk Israel selama dekade 1970-an. Menurut Milchan, Pollack tahu apa yang dirinya kerjakan.

    "Pollack tahu, tapi saya tidak ingin menakutinya karena dia orang Amerika. Dia pasti akan bilang 'tidak'," kata Milchan. "Dia bilang 'tidak' beberapa kali, tapi dia juga bilang 'ya' beberapa kali," ujar Milchan. Dia menambahkan beberapa nama besar Hollywood lainnya juga terkait dengan pekerjaan rahasianya.

    Milchan memiliki rumah produksi News Regency Films. Dia telah memproduksi lebih dari 120 film sejak 1970-an. Dia bekerja dengan sutradara terkenal Hollywood seperti Martin Scorsese, Roman Polanski, Sergio Leone, dan Oliver Stone. Dia menjalin hubungan yang sangat dekat dengan Robert De Niro yang bersama dengan aktor Russell Crowe dan Ben Affleck, juga ditampilkan dalam wawancara dengan televisi tersebut.

    "Saya pernah dengar, tapi saya tak yakin," kata De Niro tentang aktivitas Milchan. "Saya pernah menanyakannya suatu kali dan dia mengatakannya padaku bahwa dia orang Israel, dan tentu saja dia melakukan hal itu untuk negaranya," ujar De Niro.

    AMIRULLAH | NEWS.COM.AU

    Baca juga:
    SBY Belum Balas Surat, Oposisi Australia Khawatir

    Bangkok Situasi Darurat, Dubes RI Imbau WNI Patuh

    Indonesia Bantu Cina Mata-matai Australia

    Saat Mahasiswa Abbott Lulus dengan Nilai Pas-pasan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.