Palestina Tuduh Israel Siksa Tahanan Sampai Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga Arab Israel dan Palestina membawa poster saat menggelar aksi protes di luar sebuah penjara Israel di Ramle dekat Tel Aviv meminta pembebasan sejumlah tahanan Palestina dari penjara Israel, Senin (4/2). REUTERS/Ammar Awad

    Sejumlah warga Arab Israel dan Palestina membawa poster saat menggelar aksi protes di luar sebuah penjara Israel di Ramle dekat Tel Aviv meminta pembebasan sejumlah tahanan Palestina dari penjara Israel, Senin (4/2). REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Pemerintah Palestina menuduh bahwa pria Palestina yang tewas dalam penjara bukan karena serangan jantung seperti yang disebutkan Kementerian Kehakiman Israel, melainkan akibat disiksa Israel.

    Hasil otopsi terhadap mayat Arafat Jaradat menunjukkan adanya penyiksaan parah yang menyebabkan tulang dalam tubuhnya patah dan mukanya lebam. Meski kondisi jantung bagus, Menteri Urusan Tahanan Issa Qaraqaa memaparkannya mengutip keterangan dokter yang ikut melakukan otopsi.

    "Hasil otopsi membuktikan bahwa Israel membunuhnya," kata Qaraqaa dalam jumpa pers, Ahad, 24 Februari 2013.

    Jaradat meninggal pada Sabtu, 23 Februari 2013, di dalam penjara Israel. Menurut keterangan sipir penjara, dia meninggal akibat serangan jantung.

    Kementeritan Kesehatan Israel dalam pernyataan kepada media massa seusai otopsi Jaradat mengatakan, hasil temuan awal belum bisa dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kematian, tetapi tulang patah atau memar merupakan akibat dari resusitasi.

    Menurut Dinas Intelijen Israel, Shin Bet, pria berusia 30 tahun asal Sair dekat Hebron di daerah pendudukan Tepi Barat ini ditahan Israel Senin pekan lalu karena dituduh terlibat dalam sebuah serangan lemparan batu pada November 2012, yang menyebabkan seorang serdadu Israel terluka.

    Kabar kematian Jaradat tak pelak menimbulkan amarah rakyat Palestina. Mereka menyerang tentara Israel yang berada di daerah pendudukan Tepi Barat dengan lemparan batu, Ahad, 24 Februari 2013.

    Dalam insiden lempar batu tersebut, petugas kesehatan Palestina memaparkan, dua warga Palestina cedera akibat tembakan senjata api tentara Israel, termasuk pemuda berusia 15 tahun yang cedera ditembak di bagian dada.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.