Inggris Tolak Kembalikan Berlian India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berlian Koh-i-Noor. wikimedia.org

    Berlian Koh-i-Noor. wikimedia.org

    TEMPO.CO, Amritsar - Perdana Menteri Inggris David Cameron menegaskan pihaknya tidak akan mengembalikan berlian Koh-i-Noor kepada India, Kamis, 21 Februari 2013. Berlian seberat 105 karat itu dulu direbut paksa oleh Inggris sebagai penjajah India.

    “Saya rasa itu bukan pendekatan yang tepat. Bagi saya itu tidak masuk akal,” kata Cameron kepada wartawan.

    Desakan agar Inggris mengembalikan salah satu berlian terbesar di dunia itu digaungkan oleh banyak pihak, satu di antaranya oleh cucu Mahatma Gandhi, dalam kunjungan tiga hari Cameron ke India. Berlian yang dipasang di mahkota mendiang Ibu Suri itu kini dapat disaksikan publik di Menara London.

    Museum Inggris, ujar Cameron, merupakan pihak yang paling berwenang untuk menentukan apakah berlian itu dapat dikembalikan kepada India. Gubernur Jenderal Inggris di India menyerahkan berlian itu kepada Ratu Victoria pada 1850.

    Jika Pangeran William diangkat sebagai raja dan Kate menjadi ratu, mahkota Koh-i-Noor akan digunakan Kate dalam peringatan-peringatan penting.

    Meski menolak mengembalikan salah satu harta asli India, Cameron menjadi perdana menteri Inggris pertama yang meminta maaf atas pembantaian Amritsar pada 1919. Pembantaian tersebut tercatat sebagai episode paling berdarah dalam penjajahan Inggris di India.

    REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI

    Baca juga
    Jepang Gantung Tiga Pelaku Pembunuhan

    Myanmar Hentikan Perdamaian dengan Pemberontak

    Jokowi: Saya Makan Juga Tidak Bisa Gemuk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.